Advertisement

Alexandre Gama Jadi Kandidat Kuat Pelatih Persis Solo

Ichsan Kholif Rahman
Kamis, 15 September 2022 - 00:27 WIB
Jumali
Alexandre Gama Jadi Kandidat Kuat Pelatih Persis Solo Alexandre Gama - Instagram

Advertisement

Harianjogja.com, SOLO – Bursa pelatih Persis Solo semakin ramai setelah muncul nama pelatih asal Brasil, Alexandre Gama. Mantan pelatih klub asal Korea Selatan (Korsel), Daegu FC itu menjadi sosok paling kuat mengisi kursi pelatih kepala Persis Solo.

Laskar Sambernyawa tinggal memiliki waktu sepekan untuk segera mengumumkan sosok pengganti Jacksen F. Tiago itu. Kabar itu muncul saat pemberitaan salah satu media Thailand, Buaksib.

Ditambah, akun media sosial sepak bola Indonesia juga ramai membicarakan sosok pelatih kelahiran Rio de Janeiro, Brasil, pada 4 Januari 1968 itu.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

BACA JUGA : Suporter Persis Minta Jacksen Out

Kabar yang beredar menyebutkan Persis Solo juga tertarik untuk menggunakan jasanya. Namun, belum ada pengumuman resmi yang terjadi antara kedua belah pihak.

“Alexandre Gama bersiap kembali ke Asia Tenggara untuk gabung dengan Persis Solo di Indonesia. Gama sendiri sedang menganggur usai berpisah dengan tim Korea Selatan, Daegu FC,” tulis media Thailand itu.

Peluang bergabungnya Alexandre Gama menuju Laskar Sambernyawa terbuka lebar menyusul pelatih asal Brasil itu saat ini tanpa pekerjaan.

Alexandre Gama baru saja mengakhiri kontraknya bersama klub asal Korea Selatan, Daegu FC yang kontraknya berakhir per 14 Agustus 2022 lalu.

Berikut profil Gama, disarikan dari berbagai sumber, Rabu (14/9/2022):

Advertisement

Karier kepelatihan Gamma dimulai sejak tahun 2002 sebagai pelatih pembinaan pemain usia dini milik klub Brasil, Fluminense. Selain akademi sepak bola milik Fluminense, Alexandre Gama juga pernah dipercaya untuk menangani pembinaan usia dini Internacional.

Kariernya sebagai pelatih kepala berawal dari klub asal Uni Emirat Arab, Al Wahda FC, pada 2006. Lalu, dia sempat singgah di Macae pada 2008 dan Volta Redonda di tahun yang sama.

Setelah Uni Emirat Arab, kariernya berlanjut ke Korea Selatan untuk mengasuh Gyeongnam FC sebagai asisten pelatih Kwang-rae Cho. Kerja samanya dengan Kwang-rae Cho berlanjut hingga ke timnas Korea Selatan.

Advertisement

Duet dua pelatih ini sukses membawa timnas Korea Selatan melaju ke semifinal Piala Asia 2011, meski Korea Selatan akhirnya hanya berada di peringkat ketiga.

Gamma juga sempat merantau ke Thailand. Di Asia Tenggara, Gama berhasil mencatatkan sejumlah gelar juara.

Bersama Buriram United, Alexandre Gama sukses mempersembahkan dua gelar juara Thai Premier League pada 2014 dan 2015. Ada juga trofi Thai FA Cup 2015, Thai League Cup 2015, Kor Royal Cup pada 2015 dan 2016, Premier Cup 2016, dan Mekong Club Championship pada 2015.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Awal Bulan Depan, Delegasi FIM Kunjungi Sirkuit Mandalika

Olahraga
| Kamis, 29 September 2022, 05:57 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement