Advertisement

PSSI Sebut JIS Belum Layak Gelar FIFA Match Day, Ini Kata Jakpro

Pernita Hestin Untari
Sabtu, 10 September 2022 - 16:57 WIB
Jumali
PSSI Sebut JIS Belum Layak Gelar FIFA Match Day, Ini Kata Jakpro JIS Disebut PSSI Belum Layak Gelar FIFA Match Day, Jakpro Merespons ANTARA FOTO - Aprillio Akbar\\r\\n\\r\\n

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA — Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta PT Jakarta Propertindo (Jakpro) membantah bahwa Jakarta International Stadium (JIS) belum berstandard Federation Internationale de Football Association (FIFA).

Mereka menyebutkan bahwa stadion tersebut dirancang oleh Buro Happold, konsultan perencana dari Inggris. Plt Direktur Proyek JIS Arry Wibowo Konsultan menilai perencana tersebut memiliki pengalaman internasional dalam merancang stadion-stadion sepakbola modern di Liga Inggris seperti milik klub Tottenham Hotspurs Stadium di London serta perancangan beberapa stadion Piala Dunia Qatar 2022.

"JIS merupakan salah satu stadion yang mirip dengan stadion di Eropa baik secara desain maupun fasilitas. Selain itu, Jakpro juga didampingi langsung oleh Assessor FIFA pada saat perencanaan dan desain JIS dilakukan," katanya dalam keterangan resminya dikutip Sabtu (10/9/2022)

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Menurut Arry, JIS telah memenuhi kriteria rekomendasi teknis dan persyaratan stadion sepakbola standar FIFA. Mulai dari tahap pra-konstruksi atau tahap perencanaan termasuk penentuan lokasi stadion yang strategis dan mudah untuk dijangkau publik. "Selain itu unsur safety dan security seperti struktur bangunan, sistem pencegahan kebakaran dan sistem pengamanan, tersedianya control room, ruang medis pemain dan publik," imbuh Arry.

Tak hanya sampai disitu, Arry memaparkan bahwa JIS memiliki area parkir yang memadati di dalam maupun luar stadio, baik area parkir kendaraan maupun bus, serta area parkir khusus VIP/VVIP yang terpisah dari area publik.

"Kemudiah ada pula playing area meliputi ukuran lapangan, pemilihan jenis rumput alami/sintetis dan system drainasenya, penempatan bangku pemain, LED Perimeter atau advertising board, aksesibilitas lapangan dalam kondisi darurat, signage area, penanda akses, penanda jalur evakuasi yang tersebar di seluruh area stadion, serta penanda kondisi darurat," kata Arry menambahkan. Arry juga menyebutkan bahwa JIS memiliki ruang ganti pemain yang dilengkapi dengan toilet dan shower area.

Lengkapnya, JIS memiliki empat buah ruang ganti pemain yang memiliki jalur akses khusus keluar/masuk pemain, ruang pelatih, ruang massage, dua buah ruang pemanasan indoor, ruang control doping, dan ruang ball girl/ball boy.

"JIS juga telah sesuai standar FIFA untuk pemenuhan fasilitas penonton mulai dari standard kenyamanan penonton yang sangat diperhatikan. JIS juga menyediakan fasilitas untuk disabilitas seperti jalur akses, area penonton, parkir, lift dan toilet khusus difabel. Selain itu, sistem ticketing dan akses elektronik tersedia di setiap gerbang untuk menunjang digitalisasi sistem ticketing," paparnya.

Selain itu terdapat pula hospitality seperti fasilitas untuk tamu-tamu penting baik VIP maupun VVIP seperti corporate box,royal lounge, meeting room, dan akses lobby dan drop off khusus VIP/VVIP. Stadion tersebut juga dilengkapi dengan ruangan konferensi pers, ruangan media, mixed zone, tribun khusus media, dan infrastruktur broadcasting.

Advertisement

Kemudian ada juga sistem penerangan dan penyuplai listrik yang khusus yang diperuntukkan untuk kebutuhan energi di JIS dan kawasan, standar lampu penerangan lapangan utama.

"Communication dan additional area yang termasuk penyediaan jaringan telekomunikasi yang memadai juga ada," imbuh Arry.

Arry juga menjelaskan mengapa area kantung parkir JIS terbatas. Menurutnya peraturan FIFA menyebutkan bahwa desain stadion modern perlu memperhatikan isu keberlanjutan lingkungan. Sehingga JIS lebih mengedepankan penggunaan transportasi publik, di mana ada halte TransJakarta di dekat area stadion.

Advertisement

"Jadi penonton atau supporter yang berkunjung ke stadion lebih mengutamakan untuk menggunakan transportasi publik dibandingkan kendaraan pribadi. Saat ini JIS, sudah terintegrasi dengan Bus," katanya

Selain itu Arry menyebutkan bahwa JIS selanjutnya akan terintegrasi juga dengan Commuter Line dan LRT Jakarta. "Dengan demikian, stadion berstandar FIFA dilihat berdasarkan kelengkapan fasilitas, infrastruktur serta memenuhi rekomendasi teknis dan persyaratannya hingga penyediaan fasilitas hospitality. Artinya dari aspek perencanaan dan pembangunan, JIS sudah memenuhi dengan standar yang ditentukan FIFA namun sertifikasi pertandingan merupakan hal yang terpisah," ungkapnya.

Arry menjelaskan misalnya saja stadion akan digunakan untuk menyelenggarakan piala Asia atau Piala Dunia, maka assessment atau sertifikasi dilakukan secara terpisah mengikuti standard dari masing-masing pertandingan.

Sebelumnya, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengungkapkan bahwa laga kedua antara Tim Nasional (Timnas) Indonesia dan Curacao dalam FIFA Match Day batal digelar di Jakarta International Stadium (JIS). Pertandingan tersebut awalnya direncanakan dilaksanakan pada 27 September 2022.

Advertisement

PSSI menyebutkan bahwa JIS belum layak untuk menggelar FIFA Match Day. Sementara itu, untuk laga pertama dipastikan tetap dilangsungkan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 24 September 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

MotoGP Thailand: Miguel Oliveira Juara, Bagnaia Tempel Quartararo

Olahraga
| Senin, 03 Oktober 2022, 01:27 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement