Advertisement

Marselino Dipanggil Timnas, Persebaya Berpotensi Ubah Pola Permainan

Jumali
Rabu, 07 September 2022 - 15:17 WIB
Jumali
Marselino Dipanggil Timnas, Persebaya Berpotensi Ubah Pola Permainan Marselino Ferdinan saat mengunjungi latihan Persebaya, Kamis (14/7 - 2022) pagi. / Persebaya\\r\\n

Advertisement

Harianjogja,com, SURABAYAPersebaya Surabaya bakal kehilangan satu pilar penting pada pekan ke-9 Liga 1 2022/2023. Marselino Ferdinan yang tampil dalam empat laga terakhir harus absen pada pertandingan ini karena dipanggil timnas Indonesia.

Kehilangan Marselino membuat pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso mencari cara terbaik untuk menyiapkan tim. Dia tidak menampik akan ada perubahan formasi untuk mengakomodir ketersediaan pemain tanpa Marselino.

Pemain berusia 18 tahun ini kerap dimainkan di posisi gelandang serang dalam formasi 4-2-3-1. Tanpanya Persebaya sebenarnya masih punya beberapa pemain lain yang memiliki posisi natural bermain di posisi tersebut.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

"Kami masih punya beberapa pemain yang bisa saja menggantikan Marselino. Masih ada Brayen dan Rumere. Tapi saya bahkan bisa saja memakai formasi yang berbeda, bukan menggunakan 4-2-3-1, tapi kita lihat kondisinya," ujarnya, dikutip dari Liga Indonesia Baru, Rabu (7/9/2022).

Oleh sebab itu, Aji Santoso memberikan porsi latihan taktikal jelang keberangkatan tim ke Parepare. Porsi latihan ini pun terbilang tidak biasa karena intensitas diatur cukup tinggi.

Harapannya dari latihan taktikal dengan intensitas tinggi itu adalah pemain cepat memahami keinginannya saat laga melawan PSM. Dengan demikian, persiapan teknis melawan PSM akan semakin matang.

"Latihan terakhir kami untuk menghadapi PSM adalah latihan taktikal. Latihannya tadi intensitasnya cukup tinggi supaya tersampaikan pemahaman taktiknya. Jadi pemain wajib tahu apa yang saya inginkan di pertandingan," katanya.

Sejauh ini, PSM merupakan lawan yang sulit dihadapi oleh tim manapun setiap bermain di kandang sendiri. Bali United FC, Arema FC dan Persib Bandung sudah pernah mencobanya dan pulang dengan tangan hampa.

Hanya Persija Jakarta saja yang kondisinya sedikit lebih baik dari tiga tim tersebut. Tim berjuluk Macan Kemayoran berhasil meraup satu poin dari kandang PSM.

Advertisement

Aji Santoso berharap Persebaya tidak pulang dengan tangan kosong. Hal yang kini diharapkan dari Rizky Ridho dkk adalah determinasi yang tinggi. Modal itu diakui bisa untuk mengimbangi permainan dari tuan rumah.

"Mereka juga jadi salah satu tim yang kemasukannya paling sedikit dan sekarang mereka bermain di kandang. Kita tahu rekor mereka kalau main di kandang seperti apa. Jadi saya harap para pemain bisa mengimbangi fighting spirit mereka, sembari diimbangi dengan latihan taktikal," tutupnya.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

MotoGP Thailand: Miguel Oliveira Juara, Bagnaia Tempel Quartararo

Olahraga
| Senin, 03 Oktober 2022, 01:27 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement