Advertisement

Profil Matheus Cunha, Incaran yang Akan Jadi Solusi Kemandulan Manchester United

Anshary Madya Sukma
Selasa, 16 Agustus 2022 - 23:57 WIB
Budi Cahyana
Profil Matheus Cunha, Incaran yang Akan Jadi Solusi Kemandulan Manchester United Matheus Cunha - JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Manchester United (MU) masih menjadi sorotan publik lantaran performanya sangat jelek hingga saat ini. 

MU tengah mencari striker untuk ditempatkan sebagai ujung tombak terbaru di lini penyerangan.

Dikabarkan oleh wartawan sepak bola fenomenal, Fabrizio Romano yang selalu dipercaya dalam kabar desas desus sepak bola ini mengatakan bahwa saat ini MU sedang mengincar penyerang Atletico Madrid, Matheus Cunha.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

“Manchester United telah melakukan pembicaraan langsung dengan agen Matheus Cunha seperti banyak orang lain dalam beberapa hari terakhir,” tulis Romano, yang dikutip dari akun twitter pribadinya @FabrizioRomano pada Selasa (16/8/2022).

Lantas, bagaimana profil Matheus Cunha? 

Matheus Santos Carneiro da Cunha lahir 27 Mei 1999 di João Pessoa di Brasil. Ia lahir dari ibunya yang bernama Luziana Cunha dan ayahnya Carmelo Cunha.

Dilansir Knowinsiders.com pada Selasa (16/8/2022), sejak kecil dia bermain Futsal dan sepak bola. Dia juga mengidolakan Ronaldinho dan Podolski saat masih kecil. 

Lalu, perjalanan sepak bola nya dimulai di Cabo Branco, yang merupakan klub lokal tempat ayahnya bermain bola sejak masih kecil. 

Beruntungnya, Cunha kecil yang lahir dari keluarga kaya ini sangat didukung oleh keluarganya di usia yang sangat muda. 

Saat berumur 14 tahun, ia pindah ke CT Barão, sebuah klub  yang berbasis di Recife, Brasil dengan banyak pemuda berbakat lain di dalamnya. 

Advertisement

Namun, tak bertahan lama di CT Barao, Cunha memutuskan pergi lantaran seorang pengusaha yang tertarik untuk mendatangkan dirinya ke Coritiba. 

Di puncak performa Cunha di Coritiba, perwakilan dari Sion meminta agar dia dipindahkan ke tim Swiss setelah mengamati bakatnya untuk waktu yang lama. Tentunya, Cunha menerima tawaran ini karena dirinya selalu bermimpi bermain di Eropa dan senang dengan kepindahannya.

Namun, di Eropa Cunha mengawali karirnya dengan kesulitan karena sulit baginya untuk terbiasa dengan lingkungan baru dan tempo bermainnya. 

Advertisement

Tak berlangsung lama, ia akhirnya mulai beradaptasi dan bersaing lebih ketat di Sion. Hingga akhirnya pada 2018, ia bergabung dengan klub asal Jerman, RB Leipzig.

Di RB Leipzig, Cunha diberi  banyak kesempatan bermain dalam tim kasta tertinggi liga Jerman tersebut dan pada 2019 golnya ke gawang Bayern Leverkusen membuatnya masuk ke dalam nominasi puskas award. 

Terakhir, Cunha pada 25 Agustus 2021 melanjutkan karir profesionalnya di Atletico Madrid dengan kontrak lima tahun.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Setelah 26 Tahun, Petenis Legendaris Yayuk Basuk Akui Mengalah di US Open 1996 Demi Bela DIY

Olahraga
| Selasa, 27 September 2022, 07:07 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement