Advertisement

Ini Kunci Madura United Jadi Pemuncak Klasemen Selama 4 Pekan Beruntun

Jumali
Senin, 15 Agustus 2022 - 16:47 WIB
Jumali
Ini Kunci Madura United Jadi Pemuncak Klasemen Selama 4 Pekan Beruntun Logo Liga 1 / Ist

Advertisement

Harianjogja.com, SURABAYAMadura United FC memperpanjang capaian positifnya di awal musim Liga 1 2022/2023 dan menguasai puncak klasemen sementara selama empat pekan beruntun.

Pada pekan ke-4, Madura United sukses mengais satu poin hasil imbang 2-2 melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (14/8) sore.

Tambahan poin tersebut membuat Madura United kini mengoleksi 10 poin, sama dengan perolehan poin Persikabo 1973 di peringkat kedua. Namun, Madura United unggul selisih gol atas Persikabo.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Posisi puncak ini kemungkinan besar aman dari PSM Makassar dari peringkat ke-5 karena meskipun poinnya sama, selisih golnya terlalu jauh untuk dikejar.

Hasil imbang itu pun diperoleh secara dramatis. Madura United yang membuka keunggulan lebih dulu lewat gol Lulinha di menit ke-7, dibalas dua gol oleh Persebaya di menit ke-28 oleh SIlvio Junior dan di menit ke-48 oleh Sho Yamamoto.

Jelang pertandingan berakhir, Madura United akhirnya menyamakan kedudukan di menit ke-90+3. Cleberson sukses menggetarkan gawang tuan rumah dan menghindarkan Madura United dari kekalahan.

Pelatih Madura United Fabio Lefundes menjelaskan gol tersebut bukan keberuntungan semata. Sebab, skema bola mati itu sudah dilatih berkali-kali di dalam latihan. Pergerakan pemain asing Madura United sudah terencana.

"Cleberson sudah tahu harus bergerak ke mana karena satu minggu kami latih jika dapat peluang seperti itu. Sebenarnya kami sempat coba opsi set piece pertama, tetapi tidak berjalan sempurna. Lalu kami coba opsi set piece kedua dan berhasil dapat satu gol," ujar pelatih asal Brasil itu, dikutip dari laman Liga Indonesia Baru, Senin (15/8/2022).

Dia mengakui bahwa pertandingan berjalan sangat sengit. Tim kebobolan dua gol dan tertinggal cukup lama jadi bukti betapa berkualitasnya Persebaya, meski berisikan pemain-pemain muda.

Advertisement

Fabio Lefundes beruntung karena pemainnya punya pengalaman dan modal yang baik dari tiga laga sebelumnya. Sehingga, posisi tertinggal tidak membuat para pemain kehilangan harapan untuk terus mencetak gol.

"Tidak ada laga mudah dalam 34 pertandingan musim ini, semuanya pasti susah, termasuk lawan tim anak-anak muda. Mereka bermain lepas. Kalau mereka salah passing, mereka akan berusaha lagi," kata pelatih berusia 49 tahun.

"Tetapi pemain saya lebih berpengalaman. Kami cukup lelah setelah melewati laga-laga sebelumnya dengan intensitas tinggi, mau siapapun lawannya, termasuk Persebaya. Jadi pertandingan ini tidak mudah," tandasnya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Setelah 26 Tahun, Petenis Legendaris Yayuk Basuk Akui Mengalah di US Open 1996 Demi Bela DIY

Olahraga
| Selasa, 27 September 2022, 07:07 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement