Advertisement

Dapat Kartu Merah karena Jabat Tangan, Begini Penjelasan Tuchel

Taufan Bara Mukti
Senin, 15 Agustus 2022 - 11:37 WIB
Budi Cahyana
Dapat Kartu Merah karena Jabat Tangan, Begini Penjelasan Tuchel Keributan Thomas Tuchel dan Antonio Conte di laga Chelsea vs Tottenham Hotspur - Reuters

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Pelatih Chelsea Thomas Tuchel dan Pelatih Tottenham Hotspur Antonio Conte diganjar kartu merah karena masalah jabat tangan.

Konflik antara Thomas Tuchel dan Antonio Conte terjadi pada laga Chelsea melawan Tottenham Hotspur yang berakhir 2-2 pada pekan kedua Liga Inggris di Stamford Bridge, Minggu (14/8/2022).

BACA JUGA: MU Diporakporandakan Brentford, ten Haag: Tim Ini Butuh Tambahan Pemain Berkualitas

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Perseteruan keduanya mulai memanas pada menit ke-68 ketika Tottenham Hotspur mencetak gol melalui sepakan Pierre-Emille Hojbjerg.

Tuchel tampak tak senang dengan selebrasi Conte dan memicu keributan hingga wasit memberikan kartu kuning untuk kedua pelatih.

Kala itu skor imbang 1-1 karena Chelsea lebih dulu memimpin lewat tendangan voli Kalidou Koulibaly pada menit ke-19.

Chelsea kembali unggul pada menit ke-77 setelah Reece James mencetak gol. Tuchel merayakan gol tersebut dengan berlari ke bench pemain Tottenham.

Puncaknya, pada menit injury time Harry Kane memaksakan skor imbang menjadi 2-2 dan menutup laga tersebut.

Di akhir laga, Tuchel dan Conte berjabat tangan selayaknya pertandingan biasa. Namun, pelatih The Blues tak segera melepaskan jabatan tangannya pada Conte. Hal itu sontak memicu perselisihan di antara kedua juru taktik itu.

Advertisement

Keributan baru mereda setelah wasit memberikan kartu merah untuk Tuchel dan juga Conte.

"Saya pikir ketika kami berjabat tangan, Anda harus saling menatap, tetapi dia memiliki pendapat yang berbeda. Memang tidak penting, tetapi banyak hal yang tidak penting. Jadi, tidak ada masalah," ujar Thomas Tuchel dikutip dari Sky Sports.

Tuchel juga menilai gol pertama Tottenham Hotspur sedikit kontroversial. Pasalnya, eks pelatih Dortmund itu menilai sebelum gol terjadi sudah ada pelanggaran untuk Kai Havertz dan Richarlison pun berada dalam posisi offside.

Advertisement

Menyoal selebrasinya pada gol kedua Chelsea, Tuchel mengakui bahwa dirinya terbawa emosi.

Tensi pertandingan yang tinggi, terlebih lagi bertajuk derbi London, membuat Tuchel lepas kendali.

"Saya pikir saya seharusnya tidak melakukan ini tetapi terkadang sebuah pertandingan membuat Anda benar-benar lupa diri. Itu adalah kegembiraan yang murni, dan itu mungkin menyinggung lawan tetapi mereka melakukan hal yang sama ketika mereka menyamakan kedudukan," ucap dia.

Di sisi lain, Conte enggan mengomentari friksi dengan Tuchel. Pelatih yang juga pernah membesut Chelsea itu menyebut ada hal yang lebih penting untuk mendapat perhatian.

Advertisement

BACA JUGA: Wow! Bonus untuk Timnas U-16 Indonesia Membanjir hingga Rp1,3 Miliar

"Chelsea menunjukkan bahwa mereka adalah tim yang sangat bagus. Dibandingkan musim lalu, kami tampil lebih baik, tetapi jika kami ingin menciptakan masalah bagi Chelsea. Kami harus lebih baik. Saya tidak ingin mengomentari situasi dengan Tuchel, ini bukan hal yang paling penting," tutur Conte.

Dengan hasil imbang ini kedua tim sama-sama mengoleksi empat poin dari dua pertandingan.

Tottenham berhak di posisi yang lebih tinggi karena unggul selisih gol atas Chelsea.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Setelah 26 Tahun, Petenis Legendaris Yayuk Basuk Akui Mengalah di US Open 1996 Demi Bela DIY

Olahraga
| Selasa, 27 September 2022, 07:07 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement