Advertisement

Klopp Masih Tak Habis Pikir Liverpool Bisa Kalah di Final Liga Champions

MG Noviarizal Fernandez
Senin, 30 Mei 2022 - 23:07 WIB
Budi Cahyana
Klopp Masih Tak Habis Pikir Liverpool Bisa Kalah di Final Liga Champions Pelatih Liverpool Jurgen Klopp - LiverpoolFC.com

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Kekalahan Liverpool di tangan Real Madrid di final Liga Champions rupanya masih menorehkan luka yang mendalam bagi Jurgen Klopp.

Liverpool harus mengakui keunggulan Madrid dengan skor 0-1 di Stadion Stade de Fance, Minggu (29/5/2022), berkat gol Vinicius Junior pada menit 59.

Juru taktik Liverpool Juergen Klopp menilai anak didiknya pantas juara karena mereka mendominasi pertandingan. Namun Dewi Fortuna berkata lain, mereka mesti merelakan trofi elit antarklub Eropa itu ke tangan Real Madrid.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

“Kami memiliki lebih banyak tembakan tepat sasaran tetapi statistik yang paling menentukan ada di pihak Madrid. Mereka mencetak gol dan kami tidak. Itu penjelasan termudah di dunia sepak bola. Keras dan keras,” ujarnya dikutip dari Reuters, Senin (30/5/2022).

Penjaga gawang Real Madrid, Thibout Courtois melakukan serangkaian penyelamatan luar biasa yang melindungi keperawanan gawang Real. Sejak menit ke-59, Liverpool melakukan 23 percobaan gol sedangkan Real hanya tiga kali.

“Kami melihat kami melakukan banyak hal baik tetapi itu tidak cukup,” Klopp, yang telah membawa Liverpool ke tiga final Liga Champions dan satu kemenangan pada 2019.

"Madrid punya satu tembakan tepat sasaran dan itu menjadi gol," kata pelatih asal Jerman itu. “Kami memainkan permainan yang bagus tetapi ketika Anda kalah 1-0, itu tidak cukup bagus. Saya memberi tahu para pemain di ruang ganti bahwa saya sudah merasakan kebanggaan.

“Anak-anak ini memainkan musim yang luar biasa dan dua kompetisi yang tidak bisa kami menangkan, kami tidak menang dengan margin sekecil mungkin.”

Klub di tepi Sungai Merseyside  mengakhiri musim kompetisi tahun ini dengan memenangkan dua piala domestik tetapi kehilangan Liga Premier dan Liga Champions. Liverpool tersingkir di Liga Premier setelah mengakiri kompetisi di posisi kedua, tertinggal satu poin di belakang juara Manchester City.

Advertisement

“Anak-anak akan menyadari betapa istimewanya apa yang mereka lakukan musim ini. Ini jelas merupakan jenis kesuksesan yang berbeda, bukan kesuksesan yang Anda inginkan, tetapi saya memiliki perasaan kuat bahwa kami akan datang lagi ke partai puncak,” ucapnya.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Setelah 26 Tahun, Petenis Legendaris Yayuk Basuk Akui Mengalah di US Open 1996 Demi Bela DIY

Olahraga
| Selasa, 27 September 2022, 07:07 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement