Advertisement

Soal Jandia, PSIS Semarang Hormati Proses Hukum

Jumali
Rabu, 11 Mei 2022 - 00:17 WIB
Jumali
Soal Jandia, PSIS Semarang Hormati Proses Hukum Jandia Eka Putra / Instagram

Advertisement

Harianjogja.com, SEMARANG — Manajemen PSIS Semarang menghormati proses hukum yang sedang dihadapi penjaga gawangnya, Jandia Eka Putra, atas dugaan penganiayaan saat berada di kampung halamannya di Padang, Sumatera Barat.

"Kami menghormati proses hukum dan mengedepankan azas praduga tak bersalah," kata CEO PSIS Semarang A.S.Sukawijaya, Senin (10/5/2022).

Advertisement

Menurut dia, tidak menutup kemungkinan PSIS akan memberikan pendampingan hukum jika dibutuhkan.

Sementara Jandia Eka Putra dalam klarifikasinya mengaku tidak ikut terlibat dalam dugaan penganiayaan itu. Jandia mengaku saat ini masih berstatus sebagai saksi dalam perkara tersebut. "Saya ikut dilaporkan karena diduga ikut memukul," katanya.

Ia menegaskan dirinya berada dalam posisi yang jauh dari korban saat terjadi peristiwa penganiayaan itu. Sebelumnya, peristiwa dugaan penganiayaan anggota Brimob Polda Sumbar Briptu Fauzi Rizki Saputra
terjadi saat anggota polisi itu dan keluarganya berwisata di Pantai Pasir Jambak. Pada saat bersamaan, Jandia Eka Putra dan beberapa orang lain bermain sepak bola di lokasi yang sama.

Pada saat bersama, datang sekelompok orang, di mana Jandia Eka Putra di antaranya, bermain main bola di pantai dan hampir mengenai keluarga anggota Brimob tersebut.

Personel Brimob sempat melakukan dua kali teguran namun diduga tidak diindahkan selanjutnya terjadi cekcok mulut hingga berujung pemukulan.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Selamat! Tim Bola Voli Pantai Indonesia Rebut Medali Emas dan Perak Sea Games 2021

Olahraga
| Sabtu, 21 Mei 2022, 02:37 WIB

Advertisement

alt

Piknik Gunungkidul, Sempatkan Singgah ke "Surga Kecil" yang Satu Ini

Wisata
| Sabtu, 21 Mei 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement