Iwan Bule Beberkan Target PSSI Usai Timnas Indonesia Jadi Runner Up di Piala AFF

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan - PSSI
04 Januari 2022 14:47 WIB Newswire Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan pemain timnas Indonesia yang berlaga di Piala AFF 2020 akan menjalani karantina selama sebagian dari penerapan protokol kesehatan.

"Alhamdulillah semua pemain dan ofisial sudah kembali ke Indonesia, dan langsung karantina," ujar Iriawan kepada Tempo, Selasa, 4 Januari 2021.

Untuk menambah motivasi pemain dalam memperkuat timnas, Iriawan bakal memberikan semua uang hadiah sebagai runner up kepada para pemain dan ofisial.

Mereka menerima uang hadiah sebesar 100.000 dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp 1,42 miliar. "Saya selaku ketua umum PSSI meminta untuk hadiah tersebut diserahkan ke timnas," kata mantan Kapolda Metro Jaya itu.

Iriawan menambahkan sejumlah turnamen pada 2022 akan diikuti Asnawi Mangkualam dan rekan-rekannya, yakni Piala AFF U-23, Kualifikasi Piala Asia, Sea Games, Asian Games, dan agenda FIFA match day. Selain itu, akan ada event untuk timnas U-19 sebagai persiapan menuju Piala Dunia U-20 pada 2023.

"Kalau kapan training camp dilakukan lagi, kami sedang menunggu roadmap pelatih, apakah TC akan dilaksanakan di dalam atau di luar negeri, kami serahkan kepada pelatih mana yang lebih efektif dan lebih baik buat timnas," kata dia.

Iriawan meminta kepada pelatih Shin Tae-yong untuk tetap fokus dan melanjutkan program untuk meningkatkan performa timnas Indonesia menjadi lebih baik pada 2022. "Target ke depannya adalah mempertahankan juara AFF U-23, yang sebelumnya kita juara di Kamboja," kata dia.

Iriawan juga mendorong semakin banyak pemain untuk berlaga di kompetisi luar negeri. "Kalau memang ada pemain dilirik klub dari luar Indonesia, baik itu klub Asia ataupun Eropa, PSSI mendorong dan dan memberikan suport buat main di luar negeri," ujarnya.

"Tapi, tetap klub asal mereka yang melakukan pembicaraan teknis secara profesional antara kedua klub," kata Iriawan menambahkan. 

Sumber : Bisnis Indonesia