PSIM Jogja Gagal ke Liga 1, Begini Komentar Seto

Pelatih PSIM Seto Nurdiyantoro - Instagram @psimjogja_official
30 Desember 2021 20:32 WIB Ichsan Kholif Rahman Sepakbola Share :

Harianjogja.com, BOGOR—PSIM Jogja dipastikan gagal promosi ke Liga 1 setelah kalah 0-1 dari Martapura Dewa United dalam laga perebutan tempat ketiga di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, pada Kamis (30/12/2021) malam.

Impian PSIM Jogja melaju Liga 1 digagalkan oleh gol Gufroni Al Maruf menit ke-46 babak pertama. Gufroni sukses memanfaatkan umpan silang dari sisi kiri dengan tendangan keras ke sisi kanan penjaga gawang PSIM Jogja, Imam Arief.

Laskar Mataram, julukan PSIM Jogja tidak diperkuat pemain pilar mereka seperti Hapidin, Yudha Alkanza, dan Benny Wahyudi.

Pelatih PSIM Jogja, Seto Nurdiyantoro, seusai laga, mengucapkan terima kasih kepada Dewa United yang lolos ke Liga 1. Ia meminta maaf kepada seluruh pendukung PSIM Jogja karena gagal lolos ke Liga 1 tahun ini. Menurutnya kekalahan itu merupakan jalan Tuhan yang terbaik.

“Semoga PSIM Jogja semakin sukses sebagai tim legenda di Indonesia. Jalannya pertandingan sangat menarik. Saling serang, kami ketinggalan di babak pertama. Di babak kedua kami mencoba ingin menyamakan kedudukan dengan pergantian. Tapi belum berhasil,”kata dia.

Seto mengapresiasi pemain karena sudah berjuang keras dan fokus meraih kemenangan.

Selesai pertandingan, para pemain sempat mendatangi wasit yang memimpin laga itu yakni Cahya Sugandi asal Jakarta. Seto mengatakan para pemain menanyakan suatu hal secara baik-baik.

“Saya tidak tahu pasti kenapa pemain kami mengelilingi wasit. Mungkin tanya makanan kesukaannya apa atau minuman kesukaan apa, mungkin karena saya tidak tahu,” kata dia.