Advertisement

Apakah Nasib PSIM Jogja di 2012 Bakal Terulang?

Jumali
Selasa, 28 Desember 2021 - 10:37 WIB
Jumali
Apakah Nasib PSIM Jogja di 2012 Bakal Terulang? Skuat PSIM Jogja - Instagram @psimjogja_official

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA - Kondisi pelik dialami oleh PSIM Jogja. Tim Laskar Mataram harus menang atas Martapura Dewa United, Kamis (30/12/2021) mendatang, jika , ingin meraih satu tiket promosi Liga 1 2022. Sebab, dua tiket lainnya, telah diraih oleh RANS Cilegon FC dan Persis Solo.

RANS mengantongi tiket ke Liga 1 dan lolos ke babak final setelah mengalahkan PSIM dengan skor 3-0, pada babak semifinal, di Stadion Pakansari, Cibinong, Senin (27/12/2021).

Sedangkan satu tiket Liga 1 lainnya diraih oleh Persis, sekaligus mengantar mereka ke babak final, setelah Laskar SamberNyawa menang atas Martapura Dewa United dengan skor 2-1 di di Stadion Pakansari, Cibinong, Senin (27/12/2021).

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Bagi PSIM kondisi seperti ini mirip seperti yang dialami pada Kompetisi Divisi Utama 2011/2012. Saat pelatih PSIM, Seto Nurdiyantara masih menjadi punggawa Laskar Mataram.

Dibantu trio pemain asing, Kristian Adelmund, Lorenzo Rimkus dan Emile Linkers, Seto bersama dengan pemain PSIM berhasil membawa Laskar Mataram lolos ke babak semifinal yang digelar di Stadion Manahan, Solo.

Sayang, nasib yang dialami oleh anak asuh Hanafing saat itu sama seperti yang dialami PSIM saat ini. Pada perebutan tiket ISL [nama kompetisi Liga 1 saat itu] sekaligus final, Seto dan kawan-kawan harus menelan pil pahit usai dikalahkan Persita Tangerang dengan skor 1-0 di Stadion Manahan Solo, Kamis (5/7/2012) malam. Sebiji gol Persita saat itu dicetak oleh Veron di menit ke-30.

Sementara di perebutan tempat ketiga, saat itu PSIM juga meraih kegagalan, usai dikalahkan Persepam Pamekasan dengan skor 1-0. Adapun gol Persepam saat itu dicetak oleh Ansorudin di menit ke-48.

Sedangkan satu-satunya kesempatan PSIM untuk meraih tiket ke ISL melalui babak play off juga gagal dimanfaatkan. PSIM gagal ke ISL setelah dikalahkan Persegres Gresik United dengan skor 3-1 di Stadion Jakabaring, Palembang, Selasa (17/7/2012). Tiga gol Persegres dicetak oleh Gaston Castano di menit ke-26, Gustavo Chena di menit ke-36 dan 74. Gol PSIM dicetak oleh Lukman Salam di menit ke-82.

Pelatih PSIM, Seto Nurdiyantoro memastikan perebutan tempat ketiga pada Kamis (30/12/2021) juga pertandingan final dan tentunya akan ada evaluasi menyeluruh. Namun para pemain yang saat ini cedera diprediksi juga belum bisa tampil. Ia mencoba tetap mengoptimalkan seluruh pemain yang ada dan menargetkan kemenangan.

Advertisement

“Pemain jangan kecewa terlalu lama, hanya dua hari lagi. Calon lawan tentunya juga berkualitas. Apapun itu ada kemauan dari pemain untuk menang. Kami tahu kualitas Persis Solo dan Dewa United. Tidak ada yang tidak mungkin dan kami berjuang lolos ke Liga 1,” kata dia.

Menurutnya kehilangan empat pemain depan membuat penampilan PSIM Jogja tidak seperti sebelumnya. Bahkan diprediksi jumlah pemain cedera PSIM Jogja bakal bertambah seperti Benny Wahyudi.

“Untuk para suporter kami mohon maaf, masih ada peluang. Apapun itu kalau memang jalan Tuhan harus disyukuri,” kata Seto.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Setelah 26 Tahun, Petenis Legendaris Yayuk Basuk Akui Mengalah di US Open 1996 Demi Bela DIY

Olahraga
| Selasa, 27 September 2022, 07:07 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement