Advertisement

PSIM Kalah dari RANS, Seto: Jangan Kecewa, Masih Ada Kesempatan Promosi

Ichsan Kholif Rahman
Senin, 27 Desember 2021 - 20:47 WIB
Budi Cahyana
PSIM Kalah dari RANS, Seto: Jangan Kecewa, Masih Ada Kesempatan Promosi Seto Nurdiyantoro - Instagram @psimjogja_official

Advertisement

Harianjogja.com, BOGOR—PSIM Jogja gagal melaju ke final Liga 2 2021 setelah kalah 0-3 dari RANS Cilegon FC pada semifinal di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, pada Senin (27/12/2021) sore. Laskar Mataram masih punya kesempatan promosi ke Liga 1 musim depan lewat jalur play off melawan tim yang kalah di semifinal lain, antara Persis Solo dan Dewa United.

Pelatih PSIM Jogja, Seto Nurdiyantoro, setelah laga, mengucapkan selamat kepada RANS Cilegon FC yang sudah memastikan diri lolos ke Liga 1. Sesuai yang ia sampaikan sebelum laga, para pemain pilar PSIM Jogja dipastikan tidak bisa bermain. Seto Nurdiyantoro harus melakukan perubahan menggantikan posisi pemain yang absen seperti Hapidin dan Sugeng.

BACA JUGA: Mau Nangis Setelah RANS Cilegon Kalahkan PSIM Jogja, Raffi Ahmad Tak Peduli Cibiran

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

“Kekurangan kami yakni menciptakan peluang, dari belakang ke tengah sudah lancar namun di depan ada hambatan. Babak kedua kami tetap sama ingin menyerang tetapi kami kemasukan dua gol. Pada prinsipnya kami apresiasi perjuangan pemain. Mereka sudah bekerja keras walaupun hasilnya tidak kami inginkan,” kata Seto.

Ia menambahkan perebutan tempat ketiga pada Kamis (30/12/2021) juga pertandingan final dan tentunya akan ada evaluasi menyeluruh. Namun para pemain yang saat ini cedera diprediksi juga belum bisa tampil. Ia mencoba tetap mengoptimalkan seluruh pemain yang ada dan menargetkan kemenangan.

“Pemain jangan kecewa terlalu lama, hanya dua hari lagi. Calon lawan tentunya juga berkualitas. Apapun itu ada kemauan dari pemain untuk menang. Kami tahu kualitas Persis Solo dan Dewa United. Tidak ada yang tidak mungkin dan kami berjuang lolos ke Liga 1,” kata dia.

Menurutnya kehilangan empat pemain depan membuat penampilan PSIM Jogja tidak seperti sebelumnya. Bahkan diprediksi jumlah pemain cedera PSIM Jogja bakal bertambah seperti Benny Wahyudi.

“Untuk para suporter kami mohon maaf, masih ada peluang. Apapun itu kalau memang jalan Tuhan harus disyukuri,” kata Seto.

PSIM Jogja, Arberta Rokyawan, mengakui ada hambatan saat melawan RANS Cilegon FC. Ia memohon maaf kepada para suporter karena gagal membawa PSIM Jogja ke final. Namun ada peluang perebutan tempat ketiga.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Setelah 26 Tahun, Petenis Legendaris Yayuk Basuk Akui Mengalah di US Open 1996 Demi Bela DIY

Olahraga
| Selasa, 27 September 2022, 07:07 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement