Kisah Asnawi Mangkualam, Masuk Klub Korsel hingga Jadi Pemain Bayaran Paling Mahal

Pemain Indonesia, Asnawi Mangkualam di Piala AFF 2020 - Twitter PSSI
26 Desember 2021 21:27 WIB Restu Wahyuning Asih Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SOLO - Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam menjadi trending topik di Twitter pada Minggu (26/12/2021).

Aswani mendapat sorotan setelah memegang pundak pemain Singapura, Fahri Ramli. Hal tersebut dilakukannya setelah Fahri gagal mencetak gol.

Selain itu, kemampuan Aswani memimpin tim pun diapresiasi oleh masyarakat Indonesia.

Seperti diketahui, Asnawi Mangkualam kini bermain di klub Korea Selatan, Ansan Greeners.

Asnawi awalnya menimba ilmu sepak bola di tim junior PSM Makassar. Setelah bertahun-tahun, ia pun bergabung dengan Persiba Balikpapan untuk Kejuaraan Sepak Bola Indonesia A 2016.

Bersama dengan Persiba Balikpapan, ia tampil gemilang karena berhasil mencetak gol dalam pertandingan melawan Bali United FC.

Setahun kemudian, Asnawi kembali ke PSM Makassar pada tahun 2017.

Karena prestasi dan tenaganya, Asnawi didapuk menjadi fullback kanan untuk Timnas U-19.

Aswani pun berhasil menjadi pemain yang memberikan gelar juara AFF Cup U-22 tahun 2019 lalu.

Di tahun yang sama, Asnawi terlibat langsung dalam catatan sejarah PSM Makassar, yakni mendapat gelar juara Piala Indonesia 2018-2019. Ia bahkan terpilih sebagai pemain muda terbaik di ajang tersebut.

Pada Januari 2021, Asnawi bergabung dengan klub Korea Selatan, Ansan Greeners, yang bermain di K League 2.

Kepindahan Asnawi tersebut terjadi atas rekomendasi dari pelatih kepala tim nasional Indonesia saat itu, Shin Tae-yong, mantan pemain dan pelatih dari Seongnam Ilhwa dan timnas Korea Selatan.

Asnawi juga menjadi pesepakbola Indonesia pertama yang pernah bermain di K League.

Terbaru, Asnawi didapuk menjadi kapten Timnas Indonesia untuk piala AFF 2020. Ia berhasil membuktikan kepemimpinannya dengan membuat Indonesia melaju ke final.

Bahkan menurut Transfermarkt, Aswani menjadi pemain urutan satu dengan harga transfer paling mahal. Ia dihargai 350ribu Euro atau setara dengan Rp5,6 M.

Sumber : Bisnis Indonesia