Advertisement

Final Liga 3 DIY Ricuh, Asprov PSSI DIY Akan Tegakkan Disiplin

Jumali
Kamis, 23 Desember 2021 - 15:27 WIB
Jumali
Final Liga 3 DIY Ricuh, Asprov PSSI DIY Akan Tegakkan Disiplin Mataram Utama menjadi juara Liga 3 DIY - Instagram : @pssi_diy

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA - Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIY akan menegakkan disiplin terkait dengan kericuhan yang terjadi pada Final Liga 3 DIY antara Sleman United melawan Mataram Utama di Stadion Tridadi, Rabu (22/12/2021) sore.

Dalam kericuhan tersebut, wasit yang memimpin jalannya laga menjadi bulan-bulanan. TVideo kericuhan pun viral setelah beberapa akun media sosial mengunggah videonya.

"Sikap kami, penegakan disiplin harus dilakukan. Untuk penegakan sendiri dilakukan oleh Komisi Disiplin (Komdis), dan kami masih menunggu hasil investigasi dari Komdis karena diduga ada pelanggaran disiplin," kata Ketua Asprov PSSI DIY Ahmad Syauqi Suratno, saat dihubungi Harianjogja.com, Kamis (23/12/2021) siang.

Tidak hanya itu, Asprov PSSI DIY juga akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan Liga 3 DIY. "Nanti kami lakukan evaluasi total pelaksanaan Liga 3," imbuh Sauqi.

Sementara dalam video yang viral terlihat hakim garis yang bertugas saat pertandingan menjadi bulan-bulanan sejumlah orang. Hakim garis dipukul, diinjak, hingga terjatuh, saat hendak menuju ruang ganti seusai pertandingan.

Kericuhan sendiri mulai terlihat saat pertandingan. Awalnya kubu Sleman United memprotes kepeminpinan wasit Ikhsan Prasetya Jati memberikan kartu kuning kedua kepada penjaga gawang Sleman United, Firdaus Marga. Kartu kuning kedua diberikan setelah Firdaus melakukan kesalahan saat menendang bola tendangan kiper dari luar kotak penalti.

Selanjutnya, tensi pertandingan semakin memanas hingga mendekati akhir pertandingan. Pemain senior Sleman United, M Solechudin memukul beberapa pemain Mataram Utama. Solechudin juga memukul bagian mata wasit Ikhsan Prasetya Jati.

Ikhsan Prasetyo Jati akhirnya tidak dapat melanjutkan kepemimpinannya dan digantikan wasit cadangan Bagus Kurniawan. Laga kemudian dilanjutkan, Sleman United harus bermain dengan sembilan pemain setelah Solechudin dihukum kartu merah.

Pertandingan sendiri berakhir untuk kemenangan Mataram Utama setelah mengalahkan Sleman United dengan skor 3-1. Atas hasil tersebut, tim besutan Erwan Hendarwanto keluar sebagai juara Liga 3 DIY.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Liga 2 Digelar Tiga Wilayah

Liga 2 Digelar Tiga Wilayah

Sepakbola | 6 hours ago

Advertisement

Advertisement

Streaming Starjoja FM
alt

Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022: Indonesia Waspadai Kok Jepang

Olahraga
| Senin, 15 Agustus 2022, 23:27 WIB

Advertisement

alt

Tiket Masuk Borobudur dan Pulau Komodo Naik, Sandiaga Uno: Tidak Semua Tiket Destinasi Naik!

Wisata
| Senin, 15 Agustus 2022, 23:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement