Advertisement

Omicron Menggila di Eropa, Laga Newcastle vs ManCity di Ujung Tanduk

Newswire
Sabtu, 18 Desember 2021 - 21:07 WIB
Bhekti Suryani
Omicron Menggila di Eropa, Laga Newcastle vs ManCity di Ujung Tanduk Manajer Newcastle United, Eddie Howe - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Liga Premier berada dalam situasi genting akibat Covid-19 yang menjangkiti beberapa klub dan integritas kompetisi ini dipertaruhkan ketika beberapa pemain yang dinyatakan positif absen dalam berbagai pertandingan, kata pelatih Newcastle United Eddie Howe seperti dikutip Reutes, Sabtu (18/12/2021).

Liga Inggris menunda lima pertandingan yang semestinya digelar akhir pekan ini gara-gara wabah Covid-19 di berbagai klub. Pekan lalu sembilan pertandingan juga ditunda.

Newcastle menjamu pemuncak klasemen Manchester City esok Minggu, satu dari lima pertandingan yang dijadwalkan berlanjut, tetapi tim tamu masih menunggu hasil PCR manajer Pep Guardiola. City membatalkan konferensi persnya.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

"Saya kira itu mungkin bakal di ujung tanduk. Saya pikir ketika Anda kehilangan pemain karena COVID, maka kekhawatiran saya adalah kompetisi ini menjadi agak tidak adil," kata Howe.

“Itu hal terbesar yang ingin dilihat oran, liga yang adil. Mereka tidak ingin menyaksikan kesenjangan dalam pertandingan dan pemain absen."

"Tidak, kami semua ingin produk ini terus berlanjut, saya berusaha keras melanjutkan sendiri program ini, tetapi saya kira keselamatan pemain harus didahulukan dan para pendukung harus didahulukan."

"Saya tahu orang-orang yang bertanggung jawab atas Liga Premier akan melakukan hal itu," sambung dia.

Data Liga Premier terbaru mengenai vaksinasi sampai Oktober memperlihatkan 81 persen pemain sudah mendapatkan satu dosis vaksin dan 68 persen duah mendapatkan dua dosis vaksin. Angka ini lebih rendah jika dibandingkan dengan Serie A Italia yang 98 persen pemainnya sudah dua kali disuntik vaksin Covid-19.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Setelah 26 Tahun, Petenis Legendaris Yayuk Basuk Akui Mengalah di US Open 1996 Demi Bela DIY

Olahraga
| Selasa, 27 September 2022, 07:07 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement