Advertisement

Dejan Ungkap Penyebab Kegagalan PSS Sleman Kecolongan di Menit Akhir

Sunartono
Rabu, 08 Desember 2021 - 07:57 WIB
Sunartono
Dejan Ungkap Penyebab Kegagalan PSS Sleman Kecolongan di Menit Akhir Dejan Antonic - Harian Jogja/Jumali

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN--Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic mengungkap penyebab kegagalan timnya mengalahkan Persipura. Pertandingan lanjutan Liga 1 pekan ke-16 pada Selasa (7/12/2021) itu hanya berakhir imbang 1-1.

PSS Sleman unggul lebih awal lewat gol yang diciptakan Nemanja Kojic pada menit ke-71. Namun pada menit ke-90 pemain Persipura Yevhen Bokhashvili membuyarkan angan-angan Super Elang Jawa untuk meraih tiga poin dalam pertandingan tersebut. Kedudukan pun berakhir dengan skor 1-1.

Dejan mengungkapkan kesedihannya setelah gawang PSS Sleman harus kebobolan di menit yang sangat akhir. “Saya sangat sedih sekali karena ada gol di menit akhir oleh pemain Persipura dan ini membuyarkan kemenangan PSS,” kata pelatih asal Serbia ini.

Dejan mengungkap penyebab kegagalan meraih kemenangan lawan Mutiara Hitam karena ada sejumlah pemainnya yang cedera. Beberapa pemain pun dengan terpaksa harus mengikuti pertandingan dengan tidak pada posisinya.

“Selain itu kami masih ada masalah dengan kondisi pemain, hari ini terpaksa kami memainkan Dendi bermain sebagai winger kanan, karena kita tidak ada banyak pemain untuk melakukan rotasi, karena ada beberapa pemain yang cedera," katanya. 

“Hari ini kami tidak ada Mila dan sejak menit ke-15 terpaksa kami harus kehilangan Jepri karena harus rotasi, dan memasukan beberapa pemain yang posisinya tidak sesuai kompetensinya ada di sana,” ucap Dejan.

Ia mengakui pada babak pertama, PSS Sleman memang tertekan dengan serangan Persipura, tetapi kemudian berusaha mengubah strategi dengan menunggu kesempatan bola mati. Menurutnya sejumlah peluang yang seharusnya bisa membuah gola. Sayangnya belum dapat mengkonversi menjadi gol.

Dejan berjanji akan melakukan evaluasi, terutama pada kondisi pemain banyak cedera. Tetapi ia mengapresiasi para pemainnya yang sudah berjuang maksimal. “Kami tetap hormat karena anak-anak sudah memberikan permainan maksimal,” katanya.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

MotoGP Thailand: Miguel Oliveira Juara, Bagnaia Tempel Quartararo

Olahraga
| Senin, 03 Oktober 2022, 01:27 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement