PSCS Kalahkan Persis, PSIM Tak Boleh Kalah Lawan Persijap

Pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro - Instagram @psimjogja_official
29 November 2021 20:37 WIB Ichsan Kholif Rahman Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SOLO—PSIM Jogja harus meraih poin di laga terakhir Grup C Liga 2 2021 melawan Persijap Jepara pada Selasa (30/11/2021) pukul 18.15 WIB demi mengamankan satu tiket lolos ke babak delapan besar. Jika sampai kalah, Laskar Mataram tak akan bisa melaju ke delapan besar.

PSIM Jogja berada di urutan ketiga klasemen sementara dengan koleksi 16 poin. Nilai PSIM sama dengan PSCS Cilacap yang pada Senin (29/11/2021) menundukkan Persis Solo 2-1. PSIM kalah head to head dengan PSCS sehingga di laga terakhir melawan Persijap wajib setidaknya bermain seri.

Pelatih PSIM Jogja, Seto Nurdiyantoro, mengatakan tidak ada persiapan khusus melawan Persijap Jepara dalam laga terakhir.

“Kami fokus pada tim. Bagi saya tidak ada pemain inti maupun pelapis,” kata Seto, Senin.

Pemain PSIM Jogja, Sunni Hizbullah, mengatakan para pemain sangat siap menyambut laga terakhir untuk memburu satu tiket ke babak delapan besar.

Pelatih Persijap Jepara, Jaya Hartono, mengatakan Persijap Jepara gagal lolos ke babak delapan besar tetapi posisi mereka juga aman dari zona degradasi. Namun, Laskar Kalinyamat tetap menyiapkan diri dengan sebaik mungkin untuk menutup kompetisi musim ini dengan kemenangan.

“Kami ingin memperbaiki ranking kami merebut posisi ketiga. Paling tidak peringkat ketiga sudah cukup baik. Itu realistis dengan persiapan kami, alhamdulillah kami lolos dari degradasi,” kata dia.

Ia menambahkan Persijap Jepara tetap bermain maksimal meskipun PSIM Jogja bertekad mengamankan satu tempat di babak delapan besar. Menurutnya Persijap Jepara bakal mengevaluasi lama persiapan kompetisi bukan seperti tahun ini yang cenderung sangat mepet. 

Pemain Persijap Jepara, Ricky Ariansyah, mengatakan Persijap Jepara bermain tidak ada beban namun tetap memburu tiga poin. Persijap Jepara memburu posisi ketiga menutup musim ini.