Striker Crystal Palace Jadi Korban Rasisme Warganet Indonesia

Wilfried Zaha - Reuters
01 November 2021 22:07 WIB Restu Wahyuning Asih Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SOLO - Striker Crystal Palace, Wilfried Zaha, menjadi korban rasisme setelah pertandingan pekan kesepuluh Liga Premier Inggris melawan Manchester City, Sabtu (30/10/2021).

Zaha menjadi pahlawan Crystal Palace saat menekuk Manchester City 2-0. Selain mencetak gol pembuka, Zaha juga menjadi penyebab bek City Aymeric Laporte.

Setelah pertandingan selesai, Wilfried mengungkapkan dirinya mendapat teror berupa komentar rasisme di sejumlah direct message (DM) Instagramnya.

Dari postingan Instagram Story-nya, salah satu rasisme yang diberikan padanya dilakukan oleh akun netizen Indonesia.

Akun tersebut bernama @ifiaramadani, yang juga melontarkan kalimat kasar terhadap bintang Crystal Palace itu.

Tangkapan layar DM Wilfried pun akhirnya viral di linimasa Twitter Indonesia. Banyak netizen yang kemudian mencerca akun @ifiaramadani.

Di sisi lain, Wilfried sendiri mengaku dirinya membagikan berbagai komentar rasis bukan karena ingin dibela.

Menurutnya, masalah rasisme harusnya tak lagi dilakukan terutama untuk orang berkulit hitam.

"Saya di sini bukan untuk mendapatkan dukungan yang sudah banyak dilakukan, namun tidak menyelesaikan masalah yang sebenarnya,"

"Warna kulit saya akan terus menjadi masalah dan itu bagus karena saya akan selalu hitam dan bangga," tulis Wilfried Zaha di akun Instagramnya.

Jika memang tidak terima dengan dirinya dan juga warna kulitnya, ia pun meminta orang-orang untuk datang langsung padanya.

"Bicaralah padaku ketika kamu benar-benar menganggap serius masalah ini," kata dia.

Sumber : JIBI/Bisnis.com