Paulo Fonseca Calon Kuat Pengganti Bruce di Newcastle, Ini Profilnya

Paulo Fonseca - asroma.com
21 Oktober 2021 17:27 WIB Newswire Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pelatih Paulo Fonseca menjadi kandidat kuat pengganti Steve Bruce sebagai Pelatih Newcastle United. Klub Liga Inggris itu akan melakukan pembicaraan dengan mantan pelatih AS Roma itu.

Bruce, 60 tahun, dipecat dari jabatannya sebagai pelatih kepala setelah kekalahan kandang 2-3 atas Tottenham Hotspur pada pekan kedelapan Liga Inggris akhir pekan lalu.

Sebelum laga itu, spekulasi masa depan Bruce telah mencuat setelah pengambilalihan klub oleh konsorsium Arab Saudi senilai 300 juta pound sterling atau sekitar Rp 5,8 triliun oleh konsorsium asal Arab Saudi, Public Investment Fun (PIF).

Namun, dia tetap diberi tanggung jawab memimpin pertandingan melawan Tottenham yang menjadi laga ke-1000 baginya sebagai manajer klub.

Newcastle sempat memberikan harapan ketika mereka unggul lewat gol cepat Callum Wilson pada menit ke-2. Namun, tim tamu berhasil mencetak tiga gol sekaligus di babak pertama melalui Tanguy Ndombele (17'), Harry Kane (22'), dan Song Heung-min (45+3').

Bermain di hadapan ketua non-eksekutif Yasir Al-Rumayyan dan direktur Amanda Staveley di St James' Park, Newcastle kalah dengan skor akhir 2-3 setelah Eric Dier mencetak gol bunuh diri pada satu menit menjelang pertandingan berakhir.

Pada Rabu lalu, klub mengonfirmasi bahwa mereka sedang dalam proses perekrutan pelatih baru. Fonseca yang sebelumnya nyaris menggantikan Jose Mourinho sebagai pelatih Tottenham musim panas lalu, disebut-sebut sebagai calon terdepan.

Pelatih asal Portugal, 48 tahun, itu bersaing dengan Eddie Howe yang menganggur sejak meninggalkan Bournemouth pada musim panas 2020, mantan bos Borussia Dortmund, Lucien Favre, dan sejumlah kandidat lain.

Jose Mourinho sebelumnya memberikan pernyataan yang mengecilkan kemungkinan dirinya menjadi calon pelatih baru Newcastle. Ia menyatakan komitmennya bersama Roma pada Rabu lalu.

"Saya dikontrak selama tiga tahun. Saya tidak akan meninggalkan orang-orang ini. Saya telah memutuskan," kata Mourinho.

Untuk sementara Newcastle United akan ditangani asisten pelatih Graeme Jones. Dia yang akan memimpin laga tandang ke Cyrstal Palace pada Sabtu nanti.

Berbicara kepada Sky Sports, pengamat bola Nick Wright melihat peluang bagi Fonseca melatih Newcastle cukup terbuka, terlepas kegagalannya mendapatkan pekerjaan di Tottenham karena gaya bermain menyerangnya.

Menurut Wright, pendukung Newcastle bisa berharap sepak bola menyerang dan banyak hiburan jika Fonseca mendapatkan pekerjaan itu.

Pelatih Portugal itu sangat menyukai permainan menyerang sepanjang karier manajerialnya yang dimulai 2007. Dia memulai di negara asalnya dengan melatih Pacos Ferreira, Porto dan Braga, di mana dia memenangkan Piala Portugal.

Fonseca kemudian pindah ke klub Ukraina, Shakhtar Donetsk, lalu Roma. Dia menghabiskan dua musim di klub Liga Italia itu degan finis kelima dan ketujuh di Serie A sebelum digantikan Jose Mourinho. Namun, ia lebih sukses di Shakhtar, memenangkan tiga gelar luga dan piala berturut-turut dan menikmati momen bagus di Eropa juga.

Pada Desember 2017, Shakhtar meraih kemenangan 2-1 atas Manchester City asuhan Pep Guardiola untuk mengamankan tempat di babak 16 besar Liga Champions.

Sejak saat itu, Paulo Fonseca telah menjadi perhatian di Liga Inggris. Everton dan West Ham disebut tertarik kepadanya sebelum Tottenham mendekatinya musim panas lalu. Namun, melihat situasi sekarang, Newcastle United mungkin akan menjadi klub Liga Inggris pertama yang dia tangani.

Sumber : JIBI/Bisnis.com