CATATAN DERBI MATARAM: Persis Kuasai Laga, PSIM Lebih Efektif

Pemain Persis Solo, Fabiano (tengah) berduel udara dengan pemain PSIM Jogja, pada pertandingan Fase Grup C Liga 2 di Stadion Manahan, Solo, Selasa (12/10/2021) malam. Pertandingan berkahir dengan skor imbang 0-0. - JIBI/Solopos/Nicolous Irawan
13 Oktober 2021 20:47 WIB Ichsan Kholif Rahman Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SOLO—Derbi Mataram antara PSIM melawan Persis Solo berakhir tanpa pemenang. Meski Persis Solo mendominasi pertandingan, Laskar Mataram mampu bermain efektif sepanjang pertandingan.

Penyelesaian akhir menjadi catatan utama tim kepelatihan kedua tim menyusul tidak adanya gol dalam laga tersebut.

Diolah dari Pagar Stats, Rabu (13/10/2021), Persis Solo 19 kali menyerang lini pertahanan PSIM. Dari serangan itu, 17 mampu dikonversikan sebagai tendangan. Dua di antaranya ditahan oleh pemain belakang PSIM. Lalu, dari 17 tendangan, hanya tiga tendangan yang mengarah ke gawang. Sebanyak 14 tendangan lain tercatat sebagai tendangan melenceng.

Laskar Sambernyawa juga mendominasi jalannya posisi bola. Tercatat, Persis Solo mendominasi penguasaan bola hingga 59%. Bahkan, Persis Solo mendapat 14 kali kesempatan sepak pojok.

Sementara itu, di kubu PSIM, anak asuh Seto Nurdiyantoro, hanya menguasai bola sebanyak 41%. Lalu, lima serangan PSIM seluruhnya mampu dikonversikan sebagai tendangan. Tercatat 3 tendangan PSIM Yogyakarta tepat ke arah gawang sedangkan dua tendangan melenceng. Dalam catatan sepak pojok, PSIM hanya memperoleh dua kali kesempatan. Jumlah shots on target PSIM mampu menyamai jumlah shots on target Persis Solo. Dalam artian PSIM mampu bermain lebih efektif.

Pelatih Persis Solo, Eko Purdjianto, mengonfirmasi penyelesaian akhir menjadi catatan lini depan Persis Solo. persoalan finishing sudah disinggung tim pelatih dalam laga kedua Persis Solo saat Persis Solo bermain imbang melawan Persijap Jepara.

“Kami berusaha lewat tengah tidak bisa, lewat sayap juga tidak bisa finishing. Ini pekerjaan rumah kami. Para pemain Persis Solo sudah maksimal bermain. Hanya saja finishing yang tidak bagus,” kata dia.

Pemilik Persis Solo, Kaesang Pangarep, meminta waktu untuk mengevaluasi Persis Solo. Ia menegaskan evaluasi bukan hanya soal permainan tetapi tim kepelatihan secara menyeluruh.

Persis Solo gagal memenangkan pertandingan bertajuk derbi mataram saat melawan PSIM dalam lanjutan Grup C Liga 2 di Stadion Manahan Solo pada Selasa (12/10/2021) malam. PSIM sebagai tuan rumah berhasil menahan imbang Persis Solo dengan skor 0-0.

Sebelumnya, pertandingan ketiga Persis Solo cenderung mengulang kesalahan di pertandingan pertama saat melawan PSG Pati dan pertandingan kedua melawan Persijap Jepara. Meskipun Persis Solo meraih empat poin dalam dua laga itu, tidak ada peningkatan kualitas permainan Laskar Sambernyawa. Berbagai kesalahan umpan dan minim kreativitas penyerangan masih terjadi di laga penting itu.

Sumber : JIBI/Solopos