Hadapi Spanyol di Semifinal UEFA Nations Leagua, Italia Alami Krisis Lini Depan

Federico Chiesa - uefa.com
06 Oktober 2021 17:27 WIB Andhika Anggoro Wening Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pelatih Italia Roberto Mancini mengharapkan pertandingan berbeda melawan Spanyol di semifinal UEFA Nations League di San Siro, Kamis (7/10/2021) dini hari WIB.

Ini adalah pertemuan pertama Italia versus Spanyol sejak semifinal UEFA Euro 2020 di Stadion Wembley. Kala itu, Italia menang lewat adu penalti.

"Spanyol tampil luar biasa hari itu, mungkin yang terbaik di Euro, dan mereka adalah tim yang sangat teknis yang telah bermain seperti ini selama bertahun-tahun. Mereka menyebabkan banyak masalah bagi kami,” kata Mancini kepada RAI Sport.

"Kami menyaksikan pertandingan itu kembali dan mengevaluasi apa yang bisa kami tingkatkan, tetapi saya pikir itu akan menjadi pertemuan yang berbeda, jauh lebih terbuka. Kedua tim ingin menang dan saya pikir itu akan lebih menyenangkan juga."

Kedua tim kehilangan pemain kunci, terutama di lini depan, karena Ciro Immobile, Andrea Belotti dan Alvaro Morata absen.

"Mengecewakan kami tanpa dua pemain penting di Euro, karena keduanya cedera. Kami memiliki pemain muda dengan karakteristik berbeda, Moise Kean dan Giacomo Raspadori, jadi itu bisa menjadi peluang bagi mereka."

Mancini juga disarankan untuk mengikuti jejak pelatih Juventus Max Allegri dengan menggunakan Chiesa sebagai False 9 selama krisis cedera ini.

"Chiesa bisa bermain dalam peran menyerang apa pun. Posisi alaminya adalah di sayap kanan, lalu kiri dan striker. Dia sangat berpikiran menyerang, memiliki kecepatan dan tembakan yang bagus."

"Saya pikir dia bisa berkembang pesat, melakukan lebih banyak, lebih banyak lagi, tetapi dia juga bisa bermain di peran apa pun di depan. Dia akan menjadi penyerang tengah yang tidak biasa, tetapi dia bisa melakukannya."

"Kami akan mengevaluasi semua pemain dan memutuskan besok, tetapi saya tidak berpikir Chiesa akan jadi striker melawan Spanyol."

Italia tidak terkalahkan dalam 37 pertandingan rekor dunia dan merupakan juara bertahan Eropa, sehingga antusiasme masih tinggi untuk melaju ke final Nations League.

"Saya berharap Italia terus menghibur, bermain bagus dan membuat para penggemar senang."

Sumber : JIBI/Bisnis.com