Pastikan Homebase PSS Tetap di Sleman, Bupati Minta Marco Minta Maaf kepada Publik

Latihan PSS. - Harian Jogja/Jumali
01 Oktober 2021 23:07 WIB Abdul Hamied Razak Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengakhiri polemik di tubuh PSS Sleman. Kustini memanggil manajemen PSS untuk memastikan markas atau homebase PSS tetap di Sleman. Kustini juga meminta kepada Direktur Utama PT PS Sleman Marco Gracia Paulo meminta maaf kepada masyarakat Sleman. 

"Sore ini melalui telepon, kami minta Pak Marco untuk meminta maaf. Kami minta dilakukan segera. Saya pastikan homebase PSS tetap di Sleman," ungkap Kustini seusai memanggil manajemen PSS di Rumah Dinas Bupati, Jumat (1/10/2021).

Kustini bersama dengan Wakil Bupati, Danang Maharsa, dan Ketua DPRD Sleman, Haris Sugiarta, memanggil manajemen Super Elang Jawa di Rumah Dinas Bupati, Jumat sore. Manajemen PSS diwakili Hempri Suyatna, Andi Wardana, dan Yoni Arseto.

Dalam pertemuan tersebut, Kustini meminta penjelasan dari internal manajemen terkait dengan kemarahan suporter laskar Super Elja di media sosial dan kerumunan di Omah PSS beberapa hari lalu lalu. Kemarahan suporter salah satunya dipicu pernyataan Marco yang melukai hati para suporter.

Saat berbicara melalui sambungan telepon dengan perwakilan suporter PSS, Kamis (30/9/2021), Marco membuat pernyataan kontroversial. Dia menyebut akan memindahkan homebase PSS. Pernyataan tersebut merespons tuntutan suporter yang menginginkan PSS memecat Pelatih Dejan Antonic menyusul rentetan hasil buruk PSS di lima laga awal Liga 1 2021/2022.

"Manajemen menyampaikan bahwa itu statement pribadi dan bukan dari hasil rapat bersama. Dan beliau (Marco) sudah meminta maaf atas dampak dari ucapannya tersebut," kata Kustini.