Pemerintah Pertimbangkan Izin Penonton untuk Pertandingan Liga 1 dan Liga 2

Kontestan Liga 1, Persita - JIBI/Bisnis.com
28 September 2021 16:07 WIB Herdanang Ahmad Fauzan Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengataja  pemerintah terus memantau pelaksanaan kompetisi sepakbola Liga 1 dan Liga 2 sampai akhir tahun ini.

Bila kasus Covid-19 di sejumlah daerah vital terus melandai dan pelaksanaan protokol kesehatan dapat dipatuhi pihak-pihak yang terlibat, pemerintah akan mempertimbangkan pemberian izin bagi penonton untuk menyaksikan pertandingan di stadion.

"Tadi sudah saya sampakan agar dikaji lagi. Mungkin dalam prototipe kecil. Yang diselenggarakan sekarang masih full tanpa penonton, nanti sambil berjalan akan kami uji, dites, dievaluasi," tutur Airlangga dalam konferensi pers virtual Selasa (28/9/2021).

Namun, dengan catatan bahwa vaksinasi akan tetap diwajibkan apabila izin tersebut kelak jadi diberikan. Dengan mekanisme tersebut, Airlangga berharap perhelatan Liga 1 dan Liga 2 bisa menjadi pilar yang kuat untuk mewujudkan target vaksinasi pemerintah.

"Tinggal kita menjaga keamanan ring daripada pertandingan, karena menjaga ring menjadi tantangan tersendiri dari segi keamanan dan juga kesehatan."

Pemerintah menargetkan sasaran vaksinasi Covid-19 di Indonesia adalah sebanyak 208.265.720 warga. Saat ini, jumlah penerima vaksinasi dua dosis telah mencapai 48.915.476 orang. Sedangkan penerima vasis dosis pertama menyentuh 87.162.526 orang.

Kompetisi sepakbola divisi teratas Liga 1 telah bergulir dengan prosedur tanpa penonton sejak 27 Agustus 2021. Sementara Liga 2 telah memulai kickoff dengan protokol serupa sejak Minggu (26/9/2021).

Kata Airlangga, pemerintah mengapresiasi pelaksanaan Liga 1 oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru yang sejauh ini dinilainya berjalan baik. Dia berharap penerapan protokol kesehatan dan prosedur ketat pada perhelatan Liga 1 dan Liga 2 dapat menjadi contoh bagi ajang olahraga lain di dalam negeri.

Sumber : JIBI/Bisnis.com