Bermain Kasar Melawan Persiraja, Zulham Zamrun & Syaiful Indra Dipaksa Pulang saat Latihan

Tangkapan layar video Pemain AHHA PS Pati Zulham Zamrun bermain kasar pada pertandingan persahabatan melawan Persiraja Banda Aceh. /Instagram- - @pengamatsepakbola.
08 September 2021 06:47 WIB Newswire Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Manajemen PS AHHA Pati memaksa pulang dua pemainnya, Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun, dari pusat pelatihan di Jakarta. Sanksi tersebut diberikan usai Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun melakukan aksi buruk kala melakoni laga uji coba melawan Persiraja Banda Aceh.

Sosok dua penggawa AHHA PS Pati memang tengah jadi sorotan usai melakukan aksi yang terbilang brutal dalam laga uji coba melawan Persiraja Banda Aceh. Laga tersebut digelar di Pancoran Soccer Field, Jakarta, Senin 6 September 2021.

Dalam laga tersebut, Java Army –julukan AHHA PS Pati FC- menang dengan skor 3-0. Tetapi, di balik kemenangan itu, ada insiden buruk. Pasalnya, kedua pemain Java Army melakukan hal yang tidak layak sebagai pesepakbola.

BACA JUGA : PSSI Pertimbangkan Ubah Nama Klub Bola Atta Halilintar

Salah satunya dilakuan Syaiful Indra Cahya yang melancarkan tendangan kungfu kepada pemain Persiraja. Aksinya ini tentu saja sangat membahayakan.

Atas insiden tersebut, pihak klub memberikan surat teguran kepada mantan pemain Arema FC itu. Syaiful Indra Cahya kemudian dipulangkan dari pemusatan pelatihan di Jakarta.

Selain Syaiful, Zulham Zamrun juga diberikan sanksi yang sama. Pasalnya, pemain berusia 33 tahun itu nyaris baku hantam dengan pemain Persiraja, Defri Rizki.

Atas insiden yang dilakukan dua pemain tersebut, Divo selaku COO AHHA PS Pati FC mengambil tindakan tegas. Melalui akun Instagram resmi klub, dia menyatakan bahwa kedua pemain tersebut telah diberi hukuman dan berharap kejadian tersebut bisa menjadi pelajaran untuk para pemain di timnya.

“Kami memulangkan Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun dari pemusatan latihan di Jakarta,” kata Chief Operating Officer (COO) AHHA PS Pati FC, Divo Sashendra,, dalam akun Instagram resmi AHHA PS Pati FC, Selasa (7/9/2021).

“Semoga pengalaman ini dapat membuat kami lebih dewasa dan dapat semakin lebih menjunjung tinggi apa yang disebut dengan respect dalam sepak bola,” lanjutnya.

Dalam menyikapi insiden tersebut, pihak AHHA PS Pati juga sudah meminta maaf langsung kepada pihak Persiraja Banda Aceh. Manajer AHHA PS Pati, Doni Setiabudi, bersama dengan Syaiful pergi menemui Sekretaris Persiraja, Rahmat Djailani, dan pemain M Nadhif untuk meminta maaf.

Sumber : okezone.com