Barcelona Perlu “Diet” Gaji Rp3 Triliun

Sergio Aguero - Instagram @kunaguero
07 Juli 2021 15:47 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, BARCELONA—Krisis keuangan yang dialami Barcelona mulai berdampak langsung pada pembentukan skuat untuk Liga Primera 2021/2022. Barcelona dikabarkan tidak dapat mendaftarkan pemain barunya seperti Sergio Aguero dan Memphis Depay karena problem neraca klub. Blaugrana harus mengurangi beban gaji hingga 200 juta euro atau Rp3,42 triliun agar dapat mendaftarkan skuatnya secara lengkap.

Pengurangan beban gaji harus dilakukan Barcelona seiring perubahan kebijakan yang dilakukan operator kompetisi. Liga Primera telah menetapkan pembatasan gaji setiap tim di tengah pandemi Covid-19 jelang musim baru. Barcelona termasuk dalam tim yang mengalami penyesuaian batasan gaji dari 671 juta euro untuk musim lalu menjadi hanya 383 juta euro (Rp6,56 triliun).

Penyusutan ini berpotensi berdampak ke pemain. Blaugrana harus cuci gudang agar bisa mendaftarkan pemain-pemain baru yakni Aguero, Depay, Eric Garcia dan Emerson Royal. Hal itu termasuk untuk memastikan Lionel Messi tetap berseragam Barcelona. Sebelum berstatus bebas transfer, La Pulga mendapatkan kontrak 133 juta euro (Rp2,27 triliun) per musim. Presiden La Liga, Javier Tebas sebelumnya sudah mengingatkan keuangan Barcelona bisa makin amburadul jika tidak mengurangi beban gaji pemain. “Barca harus merestrukturisasi utang mereka. Jika mereka mengaturnya, situasinya tidak akan serius.”

Dilansir ESPN, Barca perlu mengurangi beban gaji hingga 200 juta euro untuk mengamankan jasa Messi dan pemain barunya. Beberapa pemain seperti Junior Firpo, Konrad De La Fuente, dan Jean Claire Todibo telah dilepas Barcelona meski tak cukup signifikan dalam mengurangi beban gaji klub. Barca juga telah memasukkan Samuel Umtiti, Miralem Pjanic, dan Philippe Coutinho dalam daftar jual. Klub berharap kepergian ketiga pemain ini bisa mengurangi beban gaji hingga 64 juta euro (Rp1,09 triliun).

Sumber : JIBI/Solopos