Advertisement

Preview Euro 2020: Menguji Perjudian La Roja

Chrisna Chaniscara
Selasa, 08 Juni 2021 - 19:37 WIB
Budi Cahyana
Preview Euro 2020: Menguji Perjudian La Roja

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Timnas Spanyol menjadi bahan pembicaraan ketika memutuskan tak memanggil Sergio Ramos di Euro 2020. Bagi Tim Matador, pencoretan bek senior tersebut amat berisiko bagi pertahanan Tim Matador. Selama ini stoper Real Madrid itu memang telah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol. Kehadirannya turut menyumbangkan dua gelar Euro (2008 dan 2012) dan satu trofi Piala Dunia (2010).

Namun Pelatih Luis Enrique tak bergeming. Eks juru taktik Barcelona itu lebih memilih Aymeric Laporte dan Eric Garcia yang menjadi cadangan di Manchester City. Terdepaknya Ramos membuat La Roja tak memiliki satu pun wakil dari Real Madrid di skuatnya. Sepanjang sejarah, ini kali pertama Tim Matador tak diperkuat penggawa Los Blancos di turnamen besar.

Keputusan Enrique mengingatkan pada Luis Aragones yang memilih meninggalkan ikon Timnas, Raul Gonzalez di Euro 2008. Sempat mendapat kecaman keras dan didesak mundur, Aragones akhirnya disanjung karena sukses menjuarai turnamen dan mengakhiri 44 tahun paceklik gelar Tim Matador. Publik Spanyol tentu berharap perjudian besar Enrique kali ini berakhir manis seperti Aragones.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Namun perjuangan Spanyol untuk kembali meraih supremasi Euro tak akan mudah. Mereka langsung diuji tim kuda hitam macam Polandia, Slovakia dan Swedia di fase Grup E Euro 2020. Dari ketiga tim tersebut, Polandia paling berpotensi menjadi ganjalan. Tim asuhan Paulo Sousa lolos ke Euro 2020 dengan predikat juara Grup G babak kualifikasi. Lukasz Fabianski dkk. tampil dominan dengan mencatat delapan kemenangan dari 10 laga penyisihan.

Kehadiran Robert Lewandowski yang telah mencetak 66 gol bagi Polandia bisa menjadi pembeda dalam persaingan Grup E. Striker Bayern Munich itu punya modal 41 gol di level klub musim ini yang bakal menjadi teror bagi tiga kontestan lain. Swedia juga tak bisa dianggap remeh karena mereka hanya sekali mengenyam kekalahan di fase kualifikasi. Tim asuhan Janne Andersson punya materi pemain yang tampil di liga top macam Victor Lindelof (Manchester Unuted), Robin Olsen (Everton), Emil Forsberg (RB Leipzig), Dejan Kulusevski (Juventus) dan Alexander Isak (Real Sociedad).

Sementara itu Slovakia bisa dibilang tak diunggulkan pada Grup E. Mereka harus mengikuti play-off untuk bisa tampil di Euro. Meski demikian, perjalanan berliku The Repre bisa menjadi suntikan mental tambahan untuk bersaing lolos dari babak penyisihan. Tim asuhan Stefan Tarkovic cukup punya kedalaman skuat karena dihuni nama-nama familiar seperti Milan Skriniar (Inter), Marek Hamsik (IFK Goteborg), Stanislav Lobotka (Napoli) hingga Martin Dubravka (Newcastle). 

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

IIC 2022: Tujuh Tunggal Putri Indonesia Lolos ke 8 Besar

Olahraga
| Jum'at, 30 September 2022, 00:27 WIB

Advertisement

alt

Hadir Tempat Glamping Baru di Jogja, Arkamaya Sembung Namanya

Wisata
| Jum'at, 30 September 2022, 15:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement