45 Tahun PSS Sleman: Berjuang Bersama, Berjaya Selamanya!

Marco Gracia Paulo, Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PSS), memberikan sambutan dalam perayaan ulang tahun ke-45 PSS di Candi Prambanan, Sleman. - Twitter/@pss
30 Mei 2021 20:47 WIB Wildan Ibrahimsyah Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman merayakan hari ulang tahun ke-45 di Candi Prambanan, Sleman, Minggu (30/5/2021) malam. Perayaan tersebut disiarkan secara langsung lewat Youtube PSS TV.

Dalam kesempatan tersebut, Marco Gracia Paulo, Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PSS), mengatakan PSS punya ambisi besar. Super Elang Jawa harus bisa sukses di Liga Indonesia. Dia menargetkan PSS bisa berlaga di level Asia pada 2021.

Tagline di usia 45 tahun ini adalah fight together, glory forever [berjuang bersama, berjaya selamanya],” kata Marco.

PSS menatap Liga 1 2021 dengan optimistis. Super mampu melaju hingga babak semifinal sebelum disingkirkan Persib Bandung. PSS tetap mampu meraih juara ketiga di Piala Menpora setelah mengalahkan PSM Makassar dengan skor tipis 2-1.

Marco Gracia Paulo mengatakan PSS sangat percaya diri. Skuat PSS sudah solid sehingga bisa tampil maksimal dalam setiap pertandingan yang dimainkan.

Sementara, Bupati Kustini Sri Purnomo mengatakan kesuksesan PSS tidak lepas dari antusiasme suporter yang sangat tinggi. Menurutnya, tanpa kehadiran suporter sebagai pemain ke-12, PSS tidak mungkin memenuhi ambis-ambisinya.

Di sisi lain, Bupati Sleman mengingatkan suporter untuk tetap menjaga sportivitas dan tidak terjebak kekerasan.

“Fanatisme yang berubah menjadi kekerasan akan merugikan tim,” kata dia.

Sebelumnya, Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic  ingin anak-anak asuhannya bisa mencapai posisi yang diinginkan dan dapat berbicara banyak dalam kompetisi nanti.

"Saya tidak pikirkan soal degradasi, saya bikin tim untuk bisa naik ke posisi paling tinggi nanti. Di kompetisi ada atau tidak ada degradasi saya gak mau pikirkan. Paling penting liga bisa berjalan lancar dan kembali ke kehidupan normal seperti yang dulu," katanya.

Pelatih asal Serbia itu menyadari sulitnya menjalani kompetisi di tengah kondisi pandemi Covid-19. Dejan pun sangat menghargai apapun keputusan yang diambil oleh PSSI dan hasil tersebut pasti untuk kebaikan bersama.

"Tapi terakhir keputusan dari PSSI, mereka pasti berikan yang terbaik buat kita. Kita pun akan jalani," katanya.

PSSI telah memastikan sistem promosi dan degradasi tetap berlaku di Liga 1 dan Liga 2 Indonesia musim 2021-2022.

Keputusan itu diambil setelah Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan berdiskusi dengan (Komite Eksekutif) Exco PSSI dalam Rapat Emergency Exco Meeting, Selasa (25/5) lalu dan berkonsultasi dengan FIFA dan AFC.

Sebelumnya, memang ada dinamika bahwa beberapa klub Liga 1 dan 2 meminta musim 2021-2022 tidak ada degradasi, salah satu alasannya karena pandemi Covid-19 yang belum selesai.