Pemain PSS Sleman Jalani Latihan Berat

Logo PSS Sleman. - Ist
26 Mei 2021 05:57 WIB Newswire Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Para pemain PSS Sleman dipastikan siap digenjot latihan dengan menu berat, berdasarkan hasil tes fungsional sebagai salah satu rangkaian tes yang wajib dijalani para pemain.

"Kemarin kita sudah tes fungsional. Ada sprint, agility, koordinasi, eksplosif, power dan test kekuatan otot," kata Fisioterapis PSS Sleman Luthfinanda Amary dikutip dari laman resmi klub, Selasa.

"Secara keseluruhan, hasilnya para pemain semua siap digenjot di pre-season ini oleh Coach Dejan dan staf," tambahnya.

Tes fungsional yang dilakukan pada Jumat (21/5) lalu menjadi gambaran bagi tim medis dan pelatih untuk memperbaiki kekurangan para pemain.

Kekurangan tersebut, kata dia, akan dijelaskan lewat hasil tes, dibarengi dengan penyusunan program latihan yang tepat.

Dari hasil tes fungsional, kondisi para penggawa Super Elang Jawa dinilai cukup baik. Bahkan, beberapa pemain yang terkena cedera pasca Piala Menpora beberapa waktu lalu juga sudah pulih dan dapat berlatih seperti biasa.

"Tiga minggu libur, kondisi anak-anak sudah cukup baik. Termasuk juga yang sedang pemulihan pasca-Piala Menpora, kondisinya sudah baik. Masalahnya cuma yang pascacedera butuh kerja lebih keras untuk mengejar teman-temannya,” ujar Luthfinanda.

Menurutnya, risiko cedera memang tidak bisa dihindari, sehingga ia dan tim, selama masa pre maupun in season kompetisi sudah menyiapkan skema dan program agar para penggawa memperoleh perawatan yang baik, salah satunya dengan rutin melakukan pemeriksaan.

Ia mengungkapkan beberapa pemain yang cederanya sering berulang telah disiapkan program "prevention injury", dan sudah diterapkan kepada pemain sebagai langkah pencegahan cedera tersebut.

"Meskipun sudah dicek, tapi saya punya pemeriksaan sendiri secara manual. Kebetulan, saya selalu mendampingi tim dan melakukan pemeriksaan juga," ungkap Luthfinanda.

Skuad PSS Sleman mulai menjalani latihan perdana pada Jumat, 21 Mei lalu di Lapangan Yogyakarta Independent School, Sleman, Yogyakarta, setelah libur Lebaran.

Sumber : Antara