Ini 10 Cara Mengurangi Bau Mulut Saat Berpuasa

Bau napas saat berpuasa. - alodokter
15 April 2021 17:27 WIB Hanafi Nurmahdi Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Saat menjalankan ibadah puasa, bau mulut kerap kali menimbulkan masalah kepercayaan diri. Bau mulut yang muncul tiba-tiba, membuat kita tidak bisa berbicara dengan bebas.

Bau mulut disebabkan oleh kondisi mulut yang cenderung kering dan adanya bakteri dalam mulut. Namun jangan sampai bau mulut mengganggu waktu puasa dan membuat kamu jadi tidak percaya diri.

Maka dari itu, untuk mengatasi bau mulut saat puasa, berikut 10 tips dari Pepsodent, yang bisa dilakukan untuk mengurangi bau mulut saat puasa:

1. Menjaga Kebersihan Area Mulut

Dengan menyikat gigi setelah makan sahur agar tidak ada sisa makanan yang tertinggal dan menjadi sarang berkembangnya bakteri di mulut. Untuk menghindari bau mulut dan nafas yang tidak segar, bersihkan juga area lidah atas dengan gerakan memutar. Kamu juga bisa gunakan alat pembersih khusus lidah untuk hasil yang lebih maksimal.

2. Minum Air Mineral Secukupnya

Usahakan minum air antara 1,5 sampai 2 liter dalam satu hari saat buka puasa dan sahur untuk meminimalisir bau mulut saat puasa. Air putih membantu meningkatkan produksi air liur di dalam mulut sehingga kebersihan mulut tetap terjaga.

3. Pilih Jenis Makanan

Tahukah kamu kalau sayur dan buah bisa membuat mulut terasa segar ketika berpuasa? Buah dan sayur dikonsumsi untuk mencegah bau mulut adalah apel, wortel, dan bengkuang. Jauhi makanan yang punya bau menyengat, seperti jengkol, petai, bawang, ataupun durian saat berbuka dan sahur.

4. Berkumur

Dengan berkumur kamu bisa membersihkan kotoran dan bakteri yang ada di mulut. Berkumur dengan obat kumur atau mouthwash, yang mengandung antiseptik karena dapat membantu membersihkan mulut dan menjauhkan dari nafas tidak segar karena antiseptik akan membunuh kuman dan bakteri penyebab bau mulut.

5. Mengonsumsi Teh Hijau

Selain air putih, teh hijau juga dapat kamu minum untuk mengatasi masalah bau mulut saat menjalankan ibadah puasa. Teh hijau diketahui mengandung polifenol atau antioksidan yang bermanfaat untuk mengatasi bakteri pada saluran pernafasan dan mulut.

6. Hindari Merokok

Kebiasaan berbuka dan sahur dengan merokok sebaiknya dihindari atau dikurangi, karena dapat menimbulkan masalah pada kesehatan gigi dan mulut.  Hal tersebut disebabkan karena rokok dapat membuat rongga mulut menjadi kering. Selain itu, nikotin pada rokok dapat menempel pada gigi, sehingga menjadi plak yang dapat menimbulkan bau mulut.

7. Makan Permen Karet

Permen karet dapat men menjauhi mulut dari kekeringan serta menghilangkan partikel makanan yang menempel pada gigi, sehingga dapat menghindari bau mulut. Selain itu permen karet juga dapat mendorong mulut untuk menghasilkan lebih banyak air liur, sehingga dapat menetralkan kadar asam di mulut dan bau mulut jadi dapat dihindari.

8. Konsumsi Buah Jeruk

Buah jeruk mampu meningkatkan produksi air liur yang berperan dalam ‘menumpas’ bakteri penyebab bau mulut. Selain itu, buah yang banyak mengandung vitamin C juga dibutuhkan untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi.

9. Mengunyah Daun Sirih

Sudah menjadi alternatif lain bahwa daun sirih menjadi salah satu bahan alami yang bisa diandalkan untuk menghilangkan bau mulut dan merawat kesehatan gigi. Kandungan di dalam daun sirih mampu membasmi bakteri penyebab bau mulut secara efektif.

10. Membersihkan Karang Gigi

Karang gigi menjadi penyebab utama timbulnya bau mulut. Maka dari itu, lakukan pemeriksaan dan perawatan karang gigi ke dokter gigi. Selain itu dengan mendatangi dokter gigi, juga dapat mengetahui serta mengobati masalah lain pada mulut yang menjadi penyebab bau mulut.

Dengan menjaga kebersihan gigi dan rongga mulut membuat nafas tetap segar sepanjang hari. Jika masalah ini timbul meski sudah mengikuti langkah yang disarankan, konsultasikan ke dokter gigi. Karena bau mulut juga bisa timbul dari gangguan pencernaan seperti penyakit maag, gangguan pernapasan atau penyakit lainnya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia