Piala Kemenpora 2021 Digelar di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Komentar Ahli

Ilustrasi - Pesepakbola Persib Bandung Artur Gevorkyan (kedua kanan) merayakan kemenangan usai mencetak gol ke gawang Persipura Jayapura dalam pertandingan Sepak Bola Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (18/5/2019). Pertandingan tersebut dimenangkan oleh Persib Bandung dengan skor 3-0. - ANTARA/M Agung Rajasa
27 Februari 2021 19:27 WIB Oktaviano DB Hana Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Guru Besar Universitas Indonesia Profesor Zubairi Djoerban mengomentari rencana perhelatan turnamen sepak bola, Piala Menpora 2021, yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Maret-25 April 2021.

Melalui akun Twitternya, @ProfesorZubairi, Sabtu (27/2/2021) 14.23 WIB, Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pengurus Besar IDI (Satgas Covid-19 PB IDI) ini mengaku khawatir dengan keselamatan pemain dalam pertandingan sepak bola.

Namun, dia menghargai niat para peserta turnamen itu untuk menjalankan aturan dengan ketat dan tanpa penonton. Dia pun berharap semua tim bisa mengikuti protokol dengan benar.

"Saya tahu opini saya tentang bola tidak populer. Itu didasari kekhawatiran saya terhadap keselamatan pemain tiap kali mereka menginjak lapangan. Tapi, jika memang beriktikad melaksanakan turnamen dengan aturan ketat dan tanpa penonton, tentu saya hargai banget," tulisnya di Twitter.

Guru besar ilmu penyakit dalam ini pun mengingatkan tim untuk wajib mengisolasi pemain dan staf yang dinyatakan positif Covid-19. Hal itu, jelasnya, juga telah dilakukan tim sepakbola yang bertanding di liga-liga Eropa. "Saya yakin sepak bola di Indonesia juga bisa," tulisnya.

Di sisi lain, dia mengaku ditanyai ihwal penggunaan alat tes Covid-19 dalam negeri yakni GeNose untuk turnamen Piala Menpora 2021. Namun, Zubairi mengaku enggan berkomentar sebelum ada bukti ilmiah dari alat tes tersebut. "Pun, kenapa tidak pakai swab test antigen dan PCR saja? Silakan publik yang menilai. Terima kasih."

Seperti diketahui, Piala Menpora 2021 digelar dengan empat daerah yang menjadi tuan rumah penyisihan grup yaitu Bandung, Sleman, Solo dan Malang. Peserta turnamen ini adalah 18 tim Liga 1 musim 2020 dan dibagi ke dalam empat grup.

Piala Menpora 2021 wajib digelar dengan penerapan ketat protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Gatot S Dewa Broto menyebutkan pihaknya telah mengatur sejumlah ketentuan suporter dalam pelaksanaan Piala Menpora 2021.

Menurut dia, aturan itu dikeluarkan supaya turnamen pramusim ini bisa tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. Pertama, suporter tidak boleh datang atau masuk ke stadion.

Kedua, tidak boleh ada pawai atau kegiatan di luar stadion pada pendukung tim selama Piala Menpora 2021. Gatot menjelaskan pelarangan berswafoto juga diberlakukan termasuk untuk rekan satu tim.

Ketiga, tidak boleh menggelar acara nonton bareng. Ketika itu dilakukan, menurut dia, polisi dan Satgas Covid-19 bakal melakukan penindakan.

Keempat, larangan berkumpul walaupun berada di rumah sendiri. Kalau itu terjadi, kata Gatot, bisa menimbulkan persoalan hukum ketika ada yang melaporkan itu sebagai kerumuman.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia