Meski Pandemi Belum Reda, Euro 2020 Tetap Digelar di 12 Negara

Trofi Euro - Instagram
29 Januari 2021 01:27 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, NYON—UEFA memastikan Euro 2020 tak akan digelar di satu negara meski pandemi Covid-19 masih mewabah di penjuru dunia. Otoritas menyatakan status 12 negara tuan rumah masih aman jelang turnamen yang akan dihelat 11 Juni-11 Juli 2021 itu. UEFA bahkan berharap ajang Euro tetap dapat dihadiri penonton meski dengan pembatasan.

Dilansir ESPN, Kamis (28/1/2021), UEFA tetap pada pendiriannya untuk menggelar Euro 2020 di 12 negara berbeda. Keputusan itu diambul usai pertemuan dengan asosiasi-asosiasi sepak bola yang menjadi tuan rumah. UEFA berharap masing-masing tuan rumah sudah menyerahkan proposal terkait keamanan dan kenyamanan penonton di dalam stadion pada April mendatang.

“Suporter adalah alasan besar mengapa sepak bola begitu istimewa, itu berlaku juga di Euro maupun kompetisi lainnya. Kami harus menyiapkan kursi sebanyak mungkin untuk menyambut kembalinya mereka ke stadion,” ujar Presiden UEFA, Aleksander Ceferin.

Pernyataan Ceferin itu muncul hanya sepekan setelah CEO Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge, mengklaim ada wacana perubahan format Euro 2020 dengan hanya digelar di satu negara karena pandemi.

“Terkait virus Corona, saya optimistis kondisinya akan berubah jelang turnamen. Kami perlu memberi waktu pada pemerintah kota penyelenggara untuk memperkirakan dengan cermat seperti apa kondisi di bulan Juni-Juli nanti,” lanjut Ceferin.

Seusai ditunda setahun dari jadwal semula, Euro 2020 akan digelar pada 11 Juni - 11 Juli 2021. Tuan rumah yang ditunjuk adalah London (Inggris), Roma (Italia), Bilbao (Spanyol), Amsterdam (Belanda), Dublin (Irlandia), Munich (Jerman, Budapest (Hungaria), Glasgow (Skotlandia), Bucharest (Rumania), Kopenhagen (Denmark), Baku (Azerbaijan), dan Saint Petersburg (Rusia). Masing-masing kota akan menggelar 4 laga, kecuali London.

Stadion Wembley akan menggelar tujuh laga, termasuk dua laga semifinal dan partai final. Format tuan rumah yang berbeda ini dilakukan dalam rangka perayaan 60 tahun Euro, yang kali pertama diselenggarakan pada 1960.