PSIS Semarang Kantongi Izin Penggunaan Stadion Jatidiri

Bagian dalam Stadion Jatidiri - JIBI/Bisnis.com/Muhammad Faisal Nur Ikhsan
26 Januari 2021 23:07 WIB M Faisal Nur Ikhsan Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SEMARANG – PSIS Semarang dapat kembali merumput di Stadion Jatidiri pada pelaksanaan Liga 1 2021. Hal tersebut terungkap setelah manajemen PSIS menerima surat rekomendasi dari Sinoeng Nugroho Rachmadi, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah, atas nama Gubernur Jawa Tengah.

Saya menyambut baik dan berterima kasih kepada Bapak Gubernur dan Kadisporapar atas dukungan infrastruktur kepada PSIS Semarang,” ucap Yoyok Sukawi, CEO PSIS Semarang, ketika dihubungi melalui telepon, Selasa (26/1/2021).

Kepada JIBI, Yoyok mengungkapkan bahwa ada beberapa persyaratan yang mesti ditaati manajemen dalam menggunakan Stadion Jatidiri. Surat tertangal 22 Januari 2021 tersebut menyatakan bahwa proses pembangunan masih akan terus berlangsung. Oleh karena itu, saat proses pengerjaan konstruksi lanjutan dimulai, Disporapar Provinsi Jawa Tengah meminta pihak manajemen PSIS untuk dapat menyesuaikan jadwal pertandingan dengan jadwal tersebut.

PSIS punya alternatif home base [di Stadion] Citarum dan Kebondalem, Kendal. Semua sudah siap menggelar Liga 1, jadi gak ada masalah. Proses konstruksi [di Jatidiri] belum tentu mengganggu pemakaian, PSIS bisa menyesuaikan,” jelas Yoyok.

Terkait kondisi lapangan, ia mengungkapkan bahwa Jatidiri telah siap untuk menggelar kompetisi resmi. “Wajar ada rumput liar di sana kemarin. Karena kegiatan perawatan berkurang selama pandemi. Gampang itu bereskan rumput, seminggu dua minggu pun beres,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa fasilitas stadion sudah lebih dari cukup untuk menggelar pertandingan.

Sebelumnya, Disporapar Provinsi Jawa Tengah mengungkapkan bahwa pada tahun ini, GOR Jatidiri masih akan melakukan proses pembangunan lanjutan. Rencananya, pada fasilitas stadion, akan dibangun atap pada bagian tribun barat. Selain itu, pembangunan arsitektur bagian dalam stadion, area safety zone, pembangunan landscape stadion, juga pekerjaan elektrikal juga akan dilakukan.

Anggaran sebesar Rp79,8 miliar telah disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk merampungkan Jatidiri. Sinoeng juga mengungkapkan bahwa proses pembangunan stadion akan menjadi prioritas. “Karena bagaimanapun juga, Kawasan Jatidiri dengan sekian venue dan cabang olahraga yang ada, stadion adalah yang utama, sehingga kita prioritaskan,” jelasnya kepada wartawan.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia