Layakkah Chelsea Memecat Frank Lampard? Ini Statistiknya

Frank Lampard - Reuters/Andrew Couldridge
26 Januari 2021 14:07 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, LONDON—Kesabaran Chelsea pada Frank Lampard sudah habis. Sang pelatih akhirnya dipecat meski baru saja membawa tim menang 3-1 atas Luton Town di babak IV Piala FA. Mantan Manajer Paris Saint-Germain (PSG), Thomas Tuchel, dihubung-hubungkan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Lampard.

Sejak ditunjuk sebagai Manajer The Blues pada Juli 2019 menggantikan Maurizio Sarri, Lampard belum kunjung mampu memberikan stabilitas performa bagi klub. Puncaknya saat Chelsea hanya menang sekali dari lima pertandingan terakhir, tiga di antaranya berujung kekalahan. Hal ini membuat Mason Mount dkk. terjun bebas ke posisi sembilan klasemen Liga Premier, tertinggal 11 poin dari Manchester United di puncak. Padahal, Chelsea sempat menempati singgasana di pertengahan Desember 2020. “Ini keputusan yang sangat sulit. Saya memiliki hubungan pribadi yang sangat baik dengan Frank, saya sangat menghormatinya,” ujar bos Chelsea, Roman Abramovich, dilansir chelseafc.com, Senin (25/1/2021).

Taipan asal Rusia itu pantas frustrasi karena telah menggelontorkan dana lebih dari 200 juta paun untuk memperkuat tim di awal musim. Statistik Lampard sendiri tak cukup bagus selama 571 menukangi Chelsea. Pelatih kelahiran Romford itu hanya memetik 44 kemenangan dari 84 laga di semua ajang. Di era Abrahamovich, hanya Andre Villas-Boas (47,5%) yang memiliki tingkat kemenangan lebih buruk di semua kompetisi di antara manajer permanen Chelsea daripada Lampard (52,4%). Selama satu setengah tahun di Stamford Bridge, Lampard juga belum mempersembahkan trofi.

Chelsea di bawah Lampard juga cenderung inferior ketika melawan tim papan atas di Liga Premier. Sejak Agustus 2019, The Blues cuma meraih 15 poin dari Big Six. Jumlah itu sama dengan Arsenal. Sementara itu, sejumlah sosok seperti Thomas Tuchel, Massimiliano Allegri, Julian Nagelsmann hingga Andrey Shevchenko disebut-sebut menjadi kandidat pelatih baru The Blues. Sejumlah media Inggris melaporkan Tuchel menjadi kandidat terkuat. Dia juga sedang menganggur usai dipecat PSG.  

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia