Pandemi Bukan Halangan Chelsea Raup Untung Ratusan Miliar

Hakim Ziyech (kiri) dan Tammy Abraham - Eurosport
01 Januari 2021 23:27 WIB Newswire Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Chelsea dilaporkan masih bisa meraup untung sebesar 32,5 juta pound sterling atau sekitar Rp631 miliar pada tahun pembukuan yang berakhir 30 Juni 2020 meski di tengah krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Jumlah tersebut sebenarnya turun cukup banyak dari pendapatan semula 446,7 juta pound sterling pada 2019 menjadi 407,4 juta pound sterling pada 2020 imbas dari penyetopan sementara Liga Premier pada Maret 2019.

Pendapatan dari hak siar pertandingan serta pendapatan penjualan tiket juga turun 17,6 juta pound sterling pada 2019 menjadi 12,2 juta pound sterling pada 2020.

Pendapatan komersial juga menurun hingga 9,5 juta pound sterling akibat penonton tak boleh masuk Stadion Stamford Bridge selama Liga Premier berlangsung.

Chelsea juga menginvestasikan 93,7 juta pound sterling dalam skuat selama tahun pembukuan 2020, termasuk negosiasi ulang kontrak sejumlah pemain.

Namun, laporan keuangan Chelsea itu tak mencatat pengeluaran besar akibat rekrutan para pemain mahal seperti Kai Haverts, Timo Werner, Ben Chilwell dan Edouard Mendy. Hal itu disebabkan karena kontrak diselesaikan setelah mereka tutup buku pada 30 Juni 2020.

Chairman Chelsea, Bruce Buck, mengatakan keuntungan tersebut didapat berkat stabilitas operasi keuangan perusahaan.

“Secara umum seperti banyak bisnis di seluruh dunia, pandemi juga berdampak signifikan terhadap pendapatan Chelsea,” kata Buck seperti dikutip melalui Antara, Jumat (1/1/2021).

Dia menambahkan laporan itu juga menjadi tanda kekuatan dan stabilitas operasi keuangan Chelsea. Pasalnya, mereka masih mampu meraup keuntungan pada tahun pembukuan sebelumnya.

Sumber : Bisnis Indonesia