Kondisi Keuangan Barcelona Makin Runyam

Stadion Camp Nou, markas Barcelona, memerlukan perbaikan mendesak, makin menekan keuangan klub katalan./Reuters - Albert Gea
26 Desember 2020 12:47 WIB M. Syahran W. Lubis Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Pelatih Barcelona Ronald Koeman mengakui bahwa situasi ekonomi di Barcelona "rumit" dan dia yakin sangat penting adanya kepemimpinan yang "tenang".

Komentar baru-baru ini dari presiden sementara klub Carlos Tusquets menjadi yang terdepan dalam berita Barcelona saat dia melakukan wawancara berbicara tentang posisi keuangan klub yang "mengkhawatirkan".

Tusquets memberikan wawancara luas kepada stasiun radio Katalan RAC1, dengan kutipan yang dimuat secara lengkap oleh Marca, di mana dia mengklaim bahwa pemain tidak akan mendapatkan pembayaran tahunan mereka yang biasa pada Januari.

Selain itu, dia mengatakan mengungkapkan pula bahwa perbaikan mendesak diperlukan untuk Stadion Camp Nou yang tentu memerlukan dana lainnya.

Bulan lalu raksasa Katalan itu mengonfirmasi bahwa mereka telah menyetujui pemotongan gaji dengan skuad bermain mereka yang segera menghemat pembayaran klub 122 juta euro bersama dengan variabel 50 juta euro lebih lanjut.

Dalam kutipan Marca, Koeman mengatakan kepada wartawan tentang situasi ekonomi klub: “Ini sangat rumit karena Anda tidak memiliki apa-apa di tangan Anda, tetapi saya selalu mengatakan bahwa jika kami tenang di atas, semua yang di bawah lebih baik. Setiap tim memerlukan ketenangan untuk berhasil."

Rekening klub menunjukkan bahwa utang Barcelona meningkat lebih dari dua kali lipat selama musim 2019–2020 di tengah hasil keuangan yang sangat mengkhawatirkan.

Sementara skuad tim utama klub telah dikurangi tahun ini, dengan tagihan gaji € 80 juta yang dilaporkan, masih ada prospek keuangan yang mengkhawatirkan untuk klub.

Sumber : Bisnis Indonesia