Piala Dunia U-21 2021 Diundur, Beban Timnas Kian Berat

Renovasi Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) untuk venue Piala Dunia U20 2021 di Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (25/12/2020). FIFA mengundur Piala Dunia U-20 yang semula akan diselenggarakan di Indonesia tahun 2021 menjadi tahun 2023. - Antara/Nova Wahyudi
26 Desember 2020 09:27 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Timnas U-16 mengemban beban berat setelah FIFA mengundur Piala Dunia U-20 dari tahun 2021 menjadi tahun 2023. Sejumlah pihak masih skeptis tim asuhan Bima Sakti mampu menjadi pondasi Timnas U-19 yang kuat dua tahun mendatang. Apalagi target PSSI pada Piala Dunia U-20 2023 sangat tinggi, menjadi juara.

Timnas U-19 yang dilatih Shin Tae-yong saat ini sejatinya digadang-gadang mampu bersaing karena memiliki pemain berbakat macam Bagas Kaffa, Supriadi, David Maulana hingga Brylian Aldama. Garuda Nusantara juga memiliki pemain keturunan Jack Brown dan Elkan Baggott yang terbukti berperforma oke. Mereka semua dipastikan tak akan bisa bermain di Piala Dunia U-20 2023. “Yang paling mengecewakan dari pembatalan event tahun depan adalah hilangnya kesempatan generasi emas berpartisipasi di ajang Piala Dunia usia muda,” ujar salah suporter Timnas, Irul Hidayat, , Jumat (25/12/2020).

Irul agak pesimistis Garuda Asia, julukan Timnas U-16, mampu membentuk skuat istimewa layaknya Timnas U-19 saat ini. Dia mendesak Bima Sakti segera menunjukkan kapasitasnya dalam mengasah skill individu dan kolektivitas tim. “Kalau tidak mampu serahkan saja sekalian pada coach Shin atau Dennis Wise yang berpengalaman di Garuda Select,” ujar lelaki yang berprofesi muralis itu.

Timnas U-16 sejatinya punya sejumlah pemain berprospek bintang seperti Marselino Ferdinan, Ahmad Athallah dan sang kapten, Marcell Januar. Garuda Asia baru saja menyelesaikan pemusatan latihan di Jogja untuk kemudian menggelar kegiatan serupa di Jabodetabek pada Januari 2021. Ajang Piala Asia U-16 2021 yang akan berlangsung di Bahrain, 31 Maret-17 April 2021, bakal menjadi pembuktian awal kapasitas skuat Garuda Asia.

Timnas U-16 lolos dengan menjanjikan ke Piala Asia setelah menjadi runner up kualifikasi Grup B. Mereka hanya kalah selisih gol dari juara grup, Tiongkok. Sementara itu, PSSI mengubah target Timnas di ajang Piala Dunia U-20 dari yang sebelumnya masuk perempat final menjadi peraih gelar. Federasi beralasan persiapan tim kini cukup panjang sehingga skuat diharapkan lebih matang untuk turnamen 2023 nanti. “Semoga persiapannya bisa lebih menyeluruh, matang dan nanti bisa menjadi juara,” ujar Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, dilansir pssi.org.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, menerima keputusan FIFA yang membatalkan Piala Dunia U-20 2021 karena pandemi Covid-19. Beberapa waktu terakhir pemerintah sejatinya telah mengebut perbaikan sejumlah venue stadion untuk pelaksanaan turnamen. Kebijakan anggaran dan regulasi juga disiapkan untuk mendukung ajang tersebut. “Kami sebenarnya sudah meyakinkan FIFA tentang keseriusan pemerintah, termasuk dalam upaya mengatasi pandemi. Namun kami memahami sepenuhnya keputusan FIFA,” ujar Zainudin. Selain Piala Dunia U-20, ajang Piala Dunia U-17 di Peru juga diundur tahun 2023.

Sumber : JIBI/Solopos