Barcelona Ingin Jual Coutinho karena Kesulitan Ekonomi

Philippe Coutinho - Reuters/Albert Gea
24 Desember 2020 22:27 WIB Andhika Anggoro Wening Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Philippe Coutinho tak lagi dibutuhkan Barcelona. Belum separuh musim La Liga 2020/2021, pemain asal Brasil itu kembali membuat klub asal Catalan kerepotan.

Klausul kontrak menjadi penyebab. Jika dia memainkan 10 pertandingan lagi, Barcelona harus membayarkan bonus untuk Liverpool sebesar 20 juta euro. Hal itu berdasarkan kesepakatan transfer awal Barcelona dan juara Liga Inggris tersebut.

Dalam kontrak pembelian Barcelona dan Liverpool, pembayaran bonus akan dibayarkan setelah Coutinho memainkan sebanyak 100 pertandingan. Adapun Cou telah bermain sebanyak 90 pertandingan selama berseragam Barcelona.

Selama 90 pertandingan itu, Coutinho dianggap gagal tampil mengesankan. Ia juga jarang tampil secara reguler sebagai pemain inti. Ronald Koeman sempat mempercayakan posisi playmaker setelah masa peminjaman di Bayern Munchen berakhir, tetapi performanya kembali pudar.

Koeman sering mengesampingkan Coutinho yang tampil tidak konsisten. Mengingat situasi krisis ekonomi Barcelona, klub tentu berpikir ulang apabila harus membayarkan duit ekstra untuk Liverpool seandainya Cou memainkan partai ke-100. Pilihan untuk Barcelona adalah menjualnya pada bursa transfer mendatang atau membatasi jumlah pertandingan untuk Coutinho.

Bagian tersulit bagi Barcelona adalah menemukan pembeli yang siap memberi kompensasi pengeluaran mereka pada Januari 2018. Saat itu, Coutinho menjadi penandatanganan termahal klub. Hampir tiga tahun telah berlalu, Coutinho belum mampu menampilkan performa sebagai pemain bintang seharga 120 juta euro tersebut.

Sumber : JIBI/Bisnis.com