PREDIKSI LEIPZIG VS MU: Pembalasan Lebih Kejam

RB Leipzig - Instagram @dierotenbullen
08 Desember 2020 14:17 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, LEIPZIG—Manchester United (MU) adalah mimpi buruk bagi RB Leipzig di Liga Champions musim ini. Pada pekan kedua fase Grup H akhir Oktober lalu, Leipzig dibantai lima gol tanpa balas oleh Marcus Rashford dkk. di Old Trafford. Namun kini Die Roten Bullen berpeluang memberi pembalasan menyakitkan saat menjamu MU pada pekan pamungkas Grup H di Red Bull Arena, Rabu (9/12/2020).

Emil Forsberg dkk. tak perlu lima gol untuk membuat United gigit jari. Kemenangan 1-0 saja sudah cukup membawa Leipzig lolos dari fase grup sekaligus membuat rivalnya itu angkat kaki lebih awal dari Liga Champions. Meski sementara berada di puncak klasemen grup dengan sembilan poin, MU memang jauh dari aman lantaran Leipzig dan Paris Saint-Germain (PSG) juga mengantongi poin yang sama.

MU sendiri hanya butuh satu angka untuk menyegel tiket lolos ke babak selanjutnya. Namun tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer memberi sinyal menolak bermain aman saat melawat ke Jerman. Winger MU, Juan Mata, mengatakan timnya akan tampil all out untuk memburu kemenangan di markas Leipzig. Mata mengaku tak ingin sekadar lolos ke fase gugur. “Kami tahu bahwa kami hanya butuh hasil imbang untuk lolos. Namun kami ingin meraih kemenangan dan finish sebagai juara grup,” ujar Mata dilansir Mirror, Senin (7/12/2020).

Meski demikian dia mengaku laga hidup mati tersebut tak akan mudah karena lawan bakal habis-habisan. Hanya kemenangan yang membuat Leipzig memastikan diri lolos tanpa perlu melihat hasil laga antara PSG Vs Istanbul Basaksehir. Leipzig sendiri amat tangguh di kandang dengan catatan tujuh kemenangan beruntun di semua ajang. “Saya pikir Leipzig akan menggunakan skema berbeda karena mereka harus menang untuk lolos. Pertandingan ini akan berjalan sangat sulit.”

MU bakal sangat bergantung pada duo Rashford-Mason Greenwood mengingat Edinson Cavani dan Anthony Martial belum pasti tampil karena cedera. Kondisi David De Gea juga meragukan, sedangkan Fred harus absen karena skorsing. Di sisi lain, Julian Nagelsmann harus memutar otak karena duo beknya Dayot Upamecano dan Lukas Klostermann masih dalam pemulihan cedera.