Ricky Yacobi Meninggal Dunia Setelah Cetak Gol

Ricky Yacobi (kiri) menggiring bola dalam pertandingan santai pada Sabtu (21/11/2020) pagi sesaat sebelum terjatuh dan meninggal dunia setelah merayakan gol yang baru dicetaknya. - Antara
21 November 2020 15:17 WIB M. Syahran W. Lubis Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Ricky Yacobi, legenda sepak bola Timnas Indonesia yang pernah memperkuat Matsushita Jepang (Gamba Osaka) meninggal dunia pada Sabtu (21/11/2020) pagi di Rumah Sakit Mintohardjo di Jakarta.

Ricky terjatuh akibat serangan jantung ketika merayakan gol yang dicetaknya dalam pertandingan bersama wartawan dan beberapa eks pemain Timnas di Lapangan A Senayan, Jakarta.

Kabar mengenai meninggalkan lelaki kelahiran Medan, Sumatra Utara, 12 Maret 1963 itu juga dikonfirmasi pesan berantai WhatsApp dari Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto melalui pesan berantai Whatsapp.

"Innalilahi wainnailahi rojiun, telah meninggal dunia sahabat dan pemain Nasional kita bang Ricki Yacobi di RS Mintoharjo. Semoga Almarhum meninggal dalam keadaan Husnul Khatimah. Alfatihah."

Dari foto yang beredar, Ricky yang bermain bersama pemain sesama asal Medan tiba-tiba tergeletak di lapangan. Sejumlah pemain lain mencoba untuk memberikan pertolongan pertama dan dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong, tulis Antara.

Almarhum memulai karier bersama PSMS Medan pada 1979. Pada tahun itu dia membawa PSMS junior juuara Piala Suratin. Dia menjadi bagian dari skuad Ayam Kinantan saat juara Perserikatan 1983 dan 1985, yang dilatih Parlin Siagian, yang baru beberapa hari lalu meninggal dunia.

Pada 1985 itu pula Ricky pindah Solo untuk memperkuat Arseto yang berkompetisi di Galatama. Pada 1988 dia sempat merantau ke Jepang bersama Matsushita yang sekarang bernama Gamba Osaka. Ricky sempat bermain dalam enam pertandingan untuk Matsushita, tetapi akhirnya balik lagi ke Arseto dan pensiun dari lapangan hijau pada 1991.

Sebagai pemain Timnas Indonesia, Ricky, yang beristrikan mantan atlet loncat indah Harly Ramayani, membela Merah Putih pada 1985 hingga 1990 dan menjadi kapten tim selama 3 tahun kebersamaannya di tim nasional.

Dia berperan penting ketika Indonesia untuk pertama kalinya menjadi juara Sea Games yaitu pada 1987 dengan menaklukkan Malaysia di final di Senayan, Jakarta, melalui perpanjangan waktu lewat gol Ribut Waidi, yang juga sudah meninggal dunia pada 3 Juni 2012 dalam usia 49 tahun.

Sumber : Antara