Liverpool Harus Mainkan Kuartet Bek Darurat Saat Lawan Leicester

Joel Matip, bakal jadi andalan darurat Liverpool di lini belakang. - Instagram @joelandrematip
17 November 2020 07:07 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, LIVERPOOL—Lini belakang Liverpool dalam kondisi amburadul jelang melawan Leicester City di Liga Premier akhir pekan ini. Seluruh bek inti The Reds terkapar karena dihantam badai cedera. Sejumlah gelandang bertahan yang sedianya diplot sebagai bek dadakan pun tumbang satu per satu. Terakhir Jordan Henderson harus menepi menyusul cedera saat membela Timnas Inggris melawan Belgia, Minggu (15/11/2020).

Cederanya Henderson membuat Jurgen Klopp harus memutar otak karena sang pemain awalnya bakal diduetkan dengan Joel Matip di jantung pertahanan. Opsi itu diambil jika Fabinho tak kunjung pulih dari cedera mengingat dua stoper inti yakni Virgil Van Dijk dan Joe Gomez sudah lebh dulu absen. Saat melawan Belgia, Henderson hanya bermain 45 menit sebelum digantikan Harry Winks. “Jordan sedikit tegang di bagian otot dan dia merasa tak bisa melanjutkan pertandingan,” ujar Pelatih Inggris, Gareth Southgate, dilansir BBC akhir pekan lalu.

Badai cedera tersebut praktis membuat Liverpool kini tinggal menyisakan Matip dan duo bek muda, Nat Phillips serta Rhys Williams di posisi stoper. Pertahanan The Reds bisa kian rapuh ketika menghadapi Leicester mengingat duo bek sayap paten, Trent Alexander-Arnold dan Andy Robertson, urung tampil karena cedera. Robertson menyusul Arnold menepi setelah cedera hamstring ketika membela Timnas Skotlandia di play-off Euro 2021.

Untuk bek kanan, Klopp kemungkinan besar akan mempercayai Neco Williams. Bek 19 tahun itu harus bisa membayar kepercayaan lantaran tampil sebagai starter merupakan kesempatan langka saat Arnold dalam kondisi sehat. Di posisi bek kiri, kemungkinan besar James Milner yang dipercaya bakal turun. Milner merupakan pemain serba bisa yang sangat dipercaya Klopp. The Reds juga masih punya opsi Kostas Tsimikas di bek kiri. Namun pemain Timnas Yunani itu belum teruji untuk persaingan Liga Premier.

Sumber : JIBI/Solopos