Deschamps Pelatih, Karim Benzema Tak Akan Bela Prancis

Penyerang Real Madrid Karim Benzema/Reuters - Juan Medina
14 November 2020 23:27 WIB M. Syahran W. Lubis Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Karim Benzema tidak akan bermain untuk Prancis lagi selama Didier Deschamps menukangi Les Bleus, menurut Marca yang dikutip Football Espana pada Sabtu (14/11/2020).

Real Madrid memasok 11 pemain untuk berbagai timnas pada jeda internasional kali ini, kurang dari rata-rata 16 dan 17 pemain Los Blancos di Piala Dunia 2014 di Brasil.

Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, dan James Rodriguez telah pergi ke klub baru, sementara Marcelo dan Isco Alarcon tak terpilih oleh Brasil dan Spanyol karena kinerjanya menurun.

Mengenai Benzema, masalahnya adalah pribadi. Sejak kasus pengadilan yang melibatkan Mathieu Valbuena pada 2015, dia tidak pernah mengenakan busana biru Prancis, dan itu sesuatu yang sering dibahas di negara asalnya.

Gelandang Adil Rami, misalnya, menyerukan penarikannya setelah Prancis kalah 0–2 dari Finlandia pekan lalu, percaya Benzema akan menjadi pilihan yang sangat baik bersama Antoine Griezmann, Kylian Mbappe, dan Olivier Giroud.

“Sangat frustrasi tidak memiliki Benzema di tim ini untuk bersaing dengan Giroud,” kata Rami kepada Le Parisien. “Kami juga memerlukan Giroud, tetapi jika ada rekonsiliasi dengan pelatih, akan sangat menyenangkan melihat Benzema mengenakan kostum biru lagi. Sejarah ini bodoh, jika Karim perlu minta maaf di depan umum atau pelatih, dia harus melakukannya. Pikirkan Les Bleus!”

Deschamps belum memaafkan Benzema sejak penembak jitu Madrid tersebut menyatakan kepada Marca pada Juni 2016 bahwa pelatih tersebut telah dipengaruhi oleh sektor rasis masyarakat Prancis untuk tidak memanggilnya kembali.

Memenangkan Piala Dunia 2018 mengurangi tekanan pada Deschamps, tetapi Benzema secara konsisten memperlihatkan performa luar biasa di La Liga dan Liga Champions yang membuat perdebatan tidak pernah berakhir.

Kecuali Deschamps mundur, Benzema menyatakan tidak akan comeback ke Timnas Prancis, tidak peduli seberapa besar sebenarnya dia sendiri menginginkannya.

Dia tidak pernah pensiun dari tugas internasional atau membuat dirinya tidak tersedia untuk dimasukkan, dan dia tidak pernah diberi alasan dari sisi teknis olahraga untuk terus dikesampingkan.

Striker itu juga menyatakan bahwa dia tidak pernah menyebut Deschamps rasis, dan dia mempertahankan pandangan yang sama seperti yang dia pegang sekarang.

Benzema mencetak enam gol dan memasok tiga assist dari 11 penampilan untuk Madrid musim ini. Tahun lalu dia mencatatkan 27 gol dan 11 assist dalam 48 pertandingan.

Dengan kepergian Cristiano Ronaldo ke Juventus, Benzema mengambil tanggung jawab utama Madrid untuk mencetak gol dan dia merupakan elemen penting dalam kemenangan gelar mereka pada 2019–2020.

Sumber : Bisnis Indonesia