Jelang El Clasico, Madrid Krisis Kepercayaan Diri

Real Madrid - Instagram @realmadrid
24 Oktober 2020 00:27 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, MADRID—Real Madrid dalam kondisi serba tidak menguntungkan seusai dipermalukan Shakhtar Donetsk dengan skor 2-3 dalam laga perdana Grup B Liga Champions 2020/2021 di Stadion Alfredo Di Stefano, Kamis (22/10/2020) dini hari WIB. Kekalahan itu menunjukkan skuat Los Blancos yang minim kepercayaan diri sehingga mudah didikte lawan.

Lubang di lini belakang pun tampak mencolok tanpa Sergio Ramos. Padahal akhir pekan ini Luka Modric dkk. harus menghadapi laga sarat gengsi El Clasico melawan Barcelona di Camp Nou. Sebagai pemegang trofi Liga Champions terbanyak dengan 13 gelar, dominasi ala Madrid tak terlihat ketika melawan Shakhtar. Padahal tim tamu bermain minus 10 pemain utama karena positif Covid. Tim asuhan Zinedine Zidane bahkan sempat ketinggalan 0-3 di babak pertama. “Saya pergi dengan perasaan yang sangat buruk karena segala hal yang terjadi malam ini. Ini adalah sebuah permainan yang buruk, malam yang buruk,” ucap Zidane seperti dilansir ESPN, Kamis (22/10/2020).

Hasil tersebut menandai kekalahan kedua beruntun El Real usai ditekuk tim promosi Cadiz 0-1 di Liga Primera. Madrid juga sudah menderita tiga kekalahan berturut-turut di Eropa usai sebelumnya dilibas Manchester City dengan skor masing-masing 1-2 dalam babak 16 besar Liga Champions musim lalu. Padahal dalam sejarah Liga Champions, belum ada tim yang tampil sebagai juara setelah menderita kekalahan di laga pembuka. “Kami kehilangan kepercayaan diri saat mereka mencetak gol pertama. Namun kami akan segera bangkit. El Clasico adalah laga yang berbeda,” ujar Modric.

Absennya Sergio Ramos karena cedera terbukti membuat Raphael Varane dan Eder Militao kelimpungan kontra Shakhtar. Varane malah sempat membuat blunder yang berujung gol bunuh diri. El Real sejatinya bermain lebih agresif di babak kedua dan mencetak dua gol lewat Modric dan Vinicius Junior. Tuan rumah bahkan hampir saja mencatat comeback gemilang andai gol Federico Valverde di menit ke-90 tak dianulir video assistant referee (VAR). “Saya rasa Madrid meremehkan kami tapi kami mampu menunjukkan sepak bola kami yang sesungguhnya,” ujar bek Shakhtar, Viktor Korniienko, yang menjalani laga debut Liga Champions saat itu.