Covid-19 Terus Melejit, DIY Tetap Tuan Rumah Kompetisi Olahraga Besar

Persija Jakarta, akan berkandang di Bantul pada lanjutan Liga 1 2020. - Instagram @persija
23 September 2020 15:47 WIB Lugas Subarkah Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Kasus positif Covid-19 di DIY bertambah tinggi tiap hari dalam beberapa pekan terakhir. Situasi ini tak menghalangi DIY sebagai maskas sejumlah klub dalam lanjutan Liga 1 2020 yang akan dimulai pada 1 Oktober nanti. Seluruh pertandingan akan berlangsung tanpa penonton.

Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, mengatakan telah mengizinkan PT LIB, perusahaan pengelola, Liga 1 untuk menjadikan DIY sebagai homebase bagi sejumlah klub luar Jawa. “Kami sudah perbolehkan untuk dilaksanakan di Jogja, tapi tanpa penonton,” ujarnya, Rabu (23/9/2020).

BACA JUGA: Terbiasa Minum Bensin, Buruh Tani Perkosa 3 Gadis Belia di Kuburan China

PSM Makasar, Bali United, dan Persija Jakarta akan berkandang di Stadion Sultan Agung Bantul. Adapun Persiraja Banda Aceh, Borneo FC, dan Barito Putera di Stadion Maguwoharjo, bersama PSS Sleman.

Selain sepak bola, terdapat dua kompetisi olah raga lainnya yang juga akan diselenggarakan di DIY, yakni basket dan pacuan kuda. Pemda DIY telah meminta panitia masing-masing untuk menjalankan protokol kesehatan dan meniadakan kerumunan secara ketat.

Sekda DIY berpesan agar mekanisme kedatangan kontingen diatur. sebaiknya datang ke Jogja menyesuaikan dengan jadwal kompetisi masing-masing.

BACA JUGA: Enam Pedagang Positif, Pasar Pripih Kulonprogo Ditutup Sementara

“Kalau ada supporter nekat masuk yang jelas panitia yang kena sanksi pertama. Kalau ada yang melanggar protokol kesehatan sesuai yang disepakati kami akan hentikan kompetisinya,” ujar dia.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengadakan nobar secara beramai-ramai di satu lokasi, misalnya rumah makan. Penyelenggara nobat bisa dikenai sanksi berupa penutupan sementara sesuai dengan Pergub No. 77/2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan.

BACA JUGA: Epidemiolog UGM: Cegah Transmisi Covid-19, Mobilitas Penduduk Harus Dihentikan

Klub yang sedang tidak bertanding diminta untuk tidak berada di stadion untuk meminimaliskan kerumunan.

Sebelumnya, Gubernur DIY Sri Sultan HB X juga telah mengizinkan bergulirnya beberapa kompetisi olahraga di DIY, dengan protokol kesehatan ketat. “kalau saya silakan saja enggak ada masalah. Yang penting diatur saja protokol kesehahataannya,” ungkapnya.

Dalam sepekan terakhir, penambahan kasus positif Covid-19 di provinsi ini selalu di atas angka 50.