Rekor! Ronaldo Cetak 101 Gol di Timnas Portugal

Cristiano Ronaldo merayakan gol ke-101 untuk Portugal setelah menjebol gawang Swedia. - Antara/Reuters
09 September 2020 12:27 WIB Newswire Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Cristano Ronaldo mencetak dua gol dan membawa juara bertahan Portugal menghantam tuan rumah Swedia 2–0 dalam pertandingan UEFA Nations League Divisi A Grup 3 (A3) di Stadion Friends Arena, Stockholm, pada Rabu (9/9/2020). Dua gol tersebut membuat Ronaldo kini mengemas 101 gol dalam laga internasionalnya bersama Portugal. Tak ada pemain Eropa yang bisa mencetak gol sebanyak CR7 di level internasional.

Hasil itu mengantarkan Portugal mantap di di puncak klasemen Grup A3 dengan koleksi 6 poin, unggul selisih gol dibandingkan Prancis yang dalam laga lain juga menang melawan Kroasia.

Swedia tak beranjak dari posisi ketiga berkat keunggulan selisih gol dibandingkan Kroasia, meski sama-sama belum punya poin, demikian catatan laman remi UEFA.

Melewatkan laga pertama kontra Denmark karena kakinya tersengat lebah, Ronaldo agaknya tak sabar untuk melampaui capaian 100 gol bersama Portugal.

Namun, upaya bagus pertamanya setelah menerima umpan sepak pojok Bruno Fernandes masih bisa diselamatkan dengan gemilang oleh kiper Robin Olsen menggunakan kakinya.

Olsen kembali menggagalkan peluang Ronaldo pada menit ke-40 ketika ia berusaha menyelesaikan umpan terobosan Fernandes dengan tembakan sudut sempit.

Petaka bagi tuan rumah terjadi semenit jelang bubaran normal babak pertama, ketika Gustav Svensson menjatuhkan Joao Moutinho tak jauh dari kotak penalti yang membuatnya diusir wasit Danny Makkelie karena sudah menerima dua kartu kuning.

Peluang tendangan bebas itu dihadapi oleh Ronaldo yang melepaskan sepakan melengkung dan keras melewati pagar hidup untuk menghujamkan bola ke pojok tiang jauh. Ronaldo membawa Portugal unggul lewat gol internasional ke-100.

Portugal yang terus mengendalikan permainan dalam situasi ketimpangan jumlah pemain banyak membuang peluang mereka, yang berusaha mereka konversi lewat sepakan jarak jauh.

Baru pada menit ke-72, Portugal menggandakan keunggulan mereka lewat gol kedua Ronaldo di laga itu sekaligus ke-101 dalam karier internasionalnya.

Ronaldo menerima umpan dari Joao Felix sebelum melakukan tusukan dan melepaskan penyelesaian melengkung ke area tiang jauh lagi yang kembali tak mampu diantisipasi Olsen.

Felix berusaha keras untuk ikut mencatatkan namanya di daftar pencetak gol tetapi peluang terbaiknya dalam situasi serangan balik berlalu ketika ia gagal menyontek umpan tarik matang kiriman Diogo Jota.

Portugal tetap menang 2-0 dan tampak percaya diri untuk mempertahankan gelar juara Nations League yang mereka raih dua tahun lalu. Dengan gol ke-101, Rinaldo kini butuh delapan gol lagi untuk menyamai rekor 109 gol internasional milik mantan penyerang timnas Iran Ali Daei.

Prancis Taklukkan Kroasia

Di laga lain Divisi A Grup 3 (A3), Prancis menaklukkan 4–2 atas Kroasia, skor yang sama persis dengan hasil final Piala Dunia 2018.

Dalam pertandingan di Stade de France, Saint-Denis, Prancis, kemenangan itu diwarnai satu gol dari Antoine Griezmann serta satu gol bunuh diri di kubu Kroasia, yang kali ini tercatat atas nama kiper Dominik Livakovic.

Memasuki pertandingan dengan kabar kurang mengenakkan menyusul sang bintang Kylian Mbappe ditemukan positif terpapar Covid-19, Prancis memanfaatkan efisiensi 43 persen penguasaan bola mereka sepanjang laga menjadi empat gol.

Tuan rumah sempat tertinggal lebih dulu akibat gol bek Dejan Lovren yang menyambar bola liar dalam situasi sepak pojok dengan sepakan keras yang tak mampu diantisipasi kiper Hugo Lloris.

Upaya Prancis untuk bangkit baru menemukan hasil 2 menit jelang turun minum ketika Anthony Martial mengakhiri serangan yang dibangunnya dengna umpan tarik yang disambut dengan sontekan cantik Griezmann untuk menjebol gawang Kroasia dan menyamakan kedudukan.

Lantas pada menit pertama injury time Martial berhasil menyambut umpan tarik Wissam Ben Yedder dengan sepakan yang membentur tiang gawang sebelum mengenai badan Livakovic dan bola bersarang ke dalam gawang, tercatat sebagai gol bunuh diri. Prancis 2, Kroasia 1.

Kroasia memasuki babak kedua dengan semangat tinggi untuk menyamakan kedudukan dan upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-55 ketika Josip Brekalo berhasil memperdaya Ferland Medy sebelum menaklukkan Lloris untuk membuat skor menjadi 2–2.

Pada menit ke-65, Prancis berhasil merestorasi keunggulan mereka memanfaatkan situasi sepak pojok yang diakhiri tandukan tajam Dayot Upamecano, yang bolanya melesat ke dalam gawang tak mampu dijangkau Livakovic.

Tuan rumah mendapat keuntungan ketika wasit Ovidiu Hategan menunjuk titik putih menyusul insiden bola mengenai tangan Marcelo Brozovic di dalam area terlarang.

Keputusan itu diprotes oleh kubu Kroasia yang membuat Hategan mengeluarkan kartu kuning untuk Brozovic dan Lovren.

Kesempatan dari titik putih dihadapi oleh Olivier Giroud yang dengan tenang menipu Livakovic untuk memperbesar keunggulan Prancis jadi 4–2 pada menit ke-77.

Kroasia tak segera menyerah tetapi peluang terbaik mereka semenit jelang bubaran waktu normal dari Nikola Vlasic masih ditolak tiang gawang kendati sudah todak terjangkau oleh Lloris, sehingga skor 4–2 untuk Prancis tak berubah hingga pertandingan selesai.

Sumber : Antara/UEFA.com/Reuters