Presiden Argentina Minta Lionel Messi Pulang Kampung Bela Klub Masa Kecil

Lionel Messi - Reuters
02 September 2020 05:27 WIB Newswire Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Presiden Argentina Alberto Fernandez meminta megabintang Barcelona Lionel Messi pulang ke klub masa kecilnya Newell's Old Boys.

Messi ingin meninggalkan Barcelona pada jendela transfer musim panas ini setelah 20 tahun dan mengejutkan dunia sepak bola pekan lalu dengan secara resmi meminta transfer dari Camp Nou.

Klub kaya Manchester City dianggap sebagai calon terkuat untuk mendapatkan Messi, dengan pelatih Pep Guardiola menjadi alasan keinginan kapten timnas Argentina itu datang ke Stadion Etihad.

Menurut Standard Sport pada Selasa (1/9/2020), City sangat yakin bahwa mereka adalah tujuan favorit Messi berikutnya meski otoritas La Liga menyatakan bahwa klausul rilis sang pemain sebesar 700 juta euroi atau sekitar Rp12 triliun harus dipenuhi agar Barcelona melepaskannya.

Namun, Messi menganggap klausul yang dapat membuatnya pergi dengan gratis masih berlaku. Dia juga sudah tidak datang untuk menjalani pemeriksaan medis dan tidak hadir dalam latihan pramusim perdana Barcelona pada Senin (31/8/2020).

Messi membela Barcelona sejak berusia 13 tahun dan menghabiskan seluruh kariernya di klub Katalan itu dan tidak pernah mendapatkan kesempatan untuk bersaing dalam kompetisi tertinggi di Argentina.

Presiden Fernandez kini meminta Messi kembali ke negaranya dan membela klub masa kecilnya Newell's Old Boys, tempatnya belajar sepak bola sejak anak-anak sebelum pindah ke Eropa.

"Anda ada di hati kami dan kami belum pernah melihat Anda bermain di negara kami," kata Presiden Argentina itu melalui saluran berita C5N. "Semoga Anda mengakhiri karier Anda dengan Newell's Old Boys, klub masa kecil Anda."

Komentar Fernandez tersebut muncul beberapa hari setelah para suporter Newell's Old Boys melakukan konvoi besar di Rosario untuk membujuk Messi kembali membela klub kota kelahirannya dan mengikuti langkah Diego Maradona, yang kembali ke Rosario setelah meninggalkan Eropa pada 1993.

Sumber : Antara