Temui Bupati Bantul, 3 Tim Liga 1 Diizinkan Berkandang di Stadion Sultan Agung

Bupati Bantul Suharsono (dua kiri) bersama perwakilan Persija. - Harian Jogja/Jumali
04 Agustus 2020 19:07 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Perwakilan manajemen PSM Makassar, Persija Jakarta, dan Bali United, bertemu dengan Bupati Bantul Suharsono, di Gedung Parasamya, Bantul, Selasa (4/8/2020).

Mereka meminta izin kepada Bupati Suharsono untuk bermarkas di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul.

PSM Makassar diwakili oleh media officer Sulaiman Abdul Karim dan penanggung jawab infrastruktur PSM Makassar Yahya Sirajudin. Persija diwakili oleh manajer tim Bambang Pamungkas dan Fritz Rudy. Bali United diwakili oleh sekretarisnya, Michael Gerald.

Di hadapan perwakilan ketiga klub tersebut, Bupati Suharsono mempersilakan mereka untuk menggunakan SSA sebagai lokasi digelarnya lanjutan Liga 1 2020.

“Kami persilakan memakai. Nanti jadwalnya bisa langsung ke bagian sarana Disdikpora,” katanya.

Media Officer PSM Sulaiman Abdul Karim mengatakan memilih SSA sebagai kandang pada lanjutan Liga 1 2020, 9 Oktober mendatang. Alasannya, stadion yang sempat menjadi kandang PS Tira ini telah memenuhi standar yang diterapkan oleh operator kompetisi yakni PT Liga Indonesia Baru (LIB). Selain itu, PSM juga sudah beberapa kali menjalani laga di SSA pada lanjutan Liga 1 beberapa musim lalu.

“Oleh karena itu, kami ke sini dan meminta izin secara langsung ke Bupati Bantul,” kata Sulaiman.

Sulaiman tidak mempermasalahkan harus berbagi kandang dengan Bali United dan Persija pada lanjutan Liga 1 2020 di SSA. Sebab, manajemen tim Juku Eja percaya, pengelola SSA dan PT LIB bisa menyusun jadwal yang pas.

“Kami percaya mereka bisa menyusun jadwal dengan baik,” terang pria yang akrab dipanggil Sule ini.

Perwakilan manajemen Persija Fritz Rudy berterima kasih kepada Bupati Suharsono karena telah memberikan izin agar tim Macan Kemayoran berhome base di SSA. Bagi Persija, SSA bukanlah stadion yang baru. Sebab, mereka sempat menjadikan SSA sebagai homebase pada Liga 1 2018 lalu.

“Kami nyaman bertanding di sini. Kita kenal lapangan dengan baik. Aura positif juga kami rasakan,” papar Fritz.

Hal hampir sama juga diungkapkan oleh sekretaris Bali United, Michael Gerald. Michael mengaku berterimakasih karena telah diterima dengan baik dan diperbolehkan menjadikan SSA sebagai kandang mereka pada lanjutan Liga 1 2020.

“Ini bukan kali pertama main di Bantul. Kami minta izin ke Bupati Bantul. Di sini wilayah tengah, jadi nantinya ke wilayah barat ataupun ke timur lebih mudah. Selain itu, di sini, juga telah memenuhi standar,” katanya.

Sementara, Kasi Sarana Disdikpora Bantul Bagus Nur Edi Wijaya mengatakan saat ini SSA siap untuk menggelar lanjutan Liga 1 2020. Begitu juga terkait dengan padatnya jadwal pertandingan, dipastikan tidak akan memengaruhi kualitas rumput stadion.

“Tidak ada masalah. Masih ada waktu istirahat untuk rumputnya. Jadi enggak ada kendala,” ucap Bagus.