Liga 1 Dilanjutkan, Banyak Tim Akan Berbagi Kandang dengan PSS Sleman

Stadion Maguwoharjo, lokasi favorit tim-tim Liga 1. - Istimewa
15 Juli 2020 12:17 WIB Newswire Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Borneo FC, Nabil Husein Said Amin, mengajukan Stadion Maguwoharjo di Sleman sebagai stadion kandang pada lanjutan Liga 1 Indonesia 2020. Nabil menyebut ada dua alasan utama mengapa pihaknya memilih Maguwoharjo. Pertama, DIY tidak asing bagi Borneo FC.

"Kami sering melakukan pemusatan latihan di Jogja," ujar Nabil, Selasa (14/7/2020)

Kedua, DIY juga mempunyai fasilitas yang memadai untuk mempersiapkan diri menjelang pertandingan.

"Lapangan latihan cukup banyak di Jogja," tutur Nabil.

Setelah memutuskan Liga 1 Indonesia 2020 kembali berlanjut pada 1 Oktober 2020 hingga 28 Februari 2021, PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator kompetisi meminta klub-klub di luar Pulau Jawa untuk menentukan markas mereka selama kompetisi.

Sesuai kesepakatan, semua pertandingan Liga 1 2020 di masa pandemi berlangsung di Jawa. Tim-tim melawat dengan transportasi darat. Adapun batas akhir pengajuan kandang tersebut adalah pada 15 Juli 2020.

Selain Borneo, tim-tim luar Jawa lain juga sudah mengajukan markasnya kepada LIB. Persiraja juga meminta untuk berkandang di Stadion Maguwoharjo. Dengan demikian, akan ada beberapa tim yang berbagi kandang dengan PSS Sleman, klub yang sudah memakai Maguwoharjo sejak lama.

Bali United juga ingin bermarkas di DIY. CEO Bali United Yabes Tanuri mengatakan, secara umum, situasi DIY yang paling aman dari pandemi Covid-19.

"Kalau ke timur [Jawa Timur] agak susah karena zona merah. Sementara di Barat, Jakarta juga merah. Jadi saat ini yang paling memungkinkan adalah DIY dan sekitarnya," tutur Yabes.

PT LIB akan menggelar pertemuan virtual dengan klub peserta Liga 1 pada 17 Juli 2020 untuk membicarakan berbagai hal teknis soal kelanjutan Liga 1 2020 di tengah pandemi.

Sumber : Antara