DIY Jadi Venue Liga 1, PSSI Diminta Beri Edukasi ke Penonton

PSSI - PSSI.Org
18 Juni 2020 07:37 WIB Lugas Subarkah Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Ketua PSSI memberi sinyal penggunaan Jogja sebagai homebase dan venue bagi tim luar Jawa dalam lanjutan liga 1. Menanggapi hal ini, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menyatakan siap mengemban tugas ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menuturkan pihaknya mempersilakan jika Jogja akan digunakan PSSI untuk dijadikan homebase dan venue. "Silakan saja kalau memang dipandang stadion di DIY cukup representatif," ujarnya, Selasa (16//6/2020).

Ia melihat di DIY, iklim sepak bolanya cukup bagus. Hal ini terbukti dengan tingginya antusiasme penonton di setuap pertandingan. Kendati demikian, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, salah satunya kekerasan suporter yang kerap terjadi.

Soal Kelanjutan Liga 1 2020, Ini Perkiraan Manajemen PSS

Untuk itu ia berpesan agar PSSI dapat mengedukasi penonton agar tidak menggunakan kekerasan saat tim kesayangannya kalah. "Saya pesan PSSI dan tim yang memakai untuk mengedukasi penonton," ungkapnya.

Menurutnya, sebagian suporter bukan saja fanatik terhadap timnya tapi hanya ingin rusuh. Banyak dari suporter yang kecewa saat timnya kalah dan akhurnya membuat rusuh. Padahal kata dia, kekalahan adalah bahan untuk introspoksi.

Dengan betlangsungnya liga 1 di Jogja, mobilitas dari luar daerah akan semakin besar. Sebab itu pihaknya akan memperketat pengawasan protokol kesehatan di bandara. "Kalau di Bandara lebih mudah karena sebelum berangkat diskrining, sampai di sini diskrining lagi," katanya.

Wakil Ketua Asprov PSSI DIY, Wahyudi Kurniawan, mengungkapkan kendati sudah ada wacana pemakaian Jogja sebagai homebase dan venue, pihaknya belum mendapat pernyataan resmi dari PSSI. "Belum ada konfirmasi sampai sekarang," kata dia.

Meski demikian ia menyatakan siap jika Jogja fiks digunakan untuk homebase dan venue di lanjutan liga 1 mendatang. Ia juga berpesan karena masih dalam pqndemi covid-19, agar protokol kesehatan tetap dipatuhi.