Tangan Dingin Hansi Flick di Balik Kesuksesan Bayern Munchen

Hansi Flick - Instagram @hansi_flick
17 Juni 2020 22:27 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, BREMEN—Perasaan Karl-Heinz Rummenigge campur aduk saat melihat Bayern Munich memastikan gelar Bundesliga musim ini dengan membekuk Werder Bremen 1-0 di Weserstadion, Rabu (17/6.2020) dini hari WIB. Legenda Timnas Jerman yang kini menjabar CEO Bayern itu puas timnya dapat merebut gelar kedelapan beruntun di kompetisi lokal. Di sisi lain, Rummenigge heran trofi tersebut bisa dengan “mudah” disegel Bayern dengan liga yang masih menyisakan dua laga.

Die Roten sempat terseok-seok di awal musim saat masih dilatih Niko Kovac. Berstatus juara bertahan, Bayern seperti dipaksa melupakan asa meraih trofi musim ini setelah kalah langkah dari kompetitornya sebelum pergantian tahun. Thomas Muller dkk. terlalu banyak membuang-buang angka dan sempat terlempar dari empat besar pada Desember 2019. “Akhir tahun kami masih tertinggal enam poin dari pemuncak klasemen, RB Leipzig. Saat itu kami adalah tim lemah,” tutur Rummenigge seperti dilansir DW Sports, Rabu.

Namun kehadiran Hans-Dieter “Hansi” Flick perlahan mengubah peruntungan Die Roten. Sempat diragukan karena menelan dua kekalahan dari empat laga awalnya di Bundesliga, Flick membuktikan kapasitasnya dengan memenangi 17 dari 18 laga selanjutnya tanpa sekalipun tumbang. Tangan dingin pelatih 55 tahun itu juga sukses membuat Robert Lewandowski kembali menemukan ketajamannya. Striker Timnas Polandia ini bahkan sukses mencatatkan 45 gol di semua ajang musim ini.

Pemain yang mengalami masa-masa sulit di masa Kovac seperti Thomas Muller, Jerome Boateng dan David Alaba juga kembali menemukan jati dirinya. Flick pun sukses mengorbitkan pemain muda macam Alphonso Davies hingga Joshua Zirkzee. Kombinasi pemain senior-junior plus taktik menyerang yang variatif menjadi kunci kebangkitan Bayern musim ini. “Dia [Flick] melakukan tugas luar biasa. Selain itu, saya merasa tim-tim lain gagal memaksimalkan peluang ketika kami tengah terpuruk,” imbuh Rummenigge.

Menjadi kampiun Bundesliga tak lantas membuat tugas Flick selesai musim ini. Bayern masih berpeluang meraih treble winner apabila berjaya di Liga Champions dan DFB Pokal.  Di Liga Champions, Bayern harus melewati hadangan Chelsea di babak 16 besar. Tugas Die Roten cukup mudah karena sudah unggul 3-0 di leg I di London. Sementara mereka bakal bersua dengan Bayer Leverkusen di final DFB Pokal. “Kami telah mengambil langkah pertama dan mencapai tujuan besar pertama kami dengan memenangkan Bundesliga. Kami masih punya DFB Pokal dan tentu saja Liga Champions. Ini akan sulit, kami harus terus fit dan melihat apa yang akan terjadi,” ujar Flick dilansir Sportskeeda.

Sumber : JIBI/Solopos