20 Juli Ada Laga Seru Serie A Juventus vs Lazio

Suporter Lazio/Reuters - Ciro de Luca
01 Juni 2020 07:02 WIB M. Syahran W. Lubis Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Big match Serie A Juventus versus Lazio dijadwalkan digelar pada 20 Juli malam waktu setempat atau 21 Juli dini hari WIB, demikian dilansir Football Italia pada Minggu (31/5/2020) malam WIB.

Hasil pertandingan itu akan sangat menentukan tim yang menjadi juara kompetisi sepak bola level paling tinggi di Italia tersebut untuk musim 2019 - 2020.

Posisi klasemen sementara sejak dihentikan akibat pandemi corona pada Maret lalu, Juventus yang merupakan juara bertahan menduduki peringkat teratas dengan koleksi poin 63 atau hanya unggul 1 angka dari Lazio di posisi kedua.

Dengan Serie A musim ini menyisakan 12 matchday lagi, maka Juventus belum dapat dipastikan bakal mampu mempertahankan gelar sebab semua kemungkinan masih sangat terbuka.

Namun, apabila berhasil menaklukkan Lazio pada 20 Juli nanti, kans Si Nyonya Tua untuk kembali tampil sebagai juara akan semakin terbuka, mengingat sejauh ini Lazio menjadi rival terdekat yang paling besar berpotensi raihan gelar Juventus.

Berdasarkan data Soccerway, pada pertemuan putaran pertama pada 8 Desember lalu di Stadion Olimpico Roma, Lazio yang bertindak sebagai tuan rumah berhasil menghantam Juventus dengan skor 3 - 1.

Berselang hanya 2 pekan kemudian, di Riyadh, Arab Saudi, Lazio kembali menaklukkan Juventus dengan skor persis sama dalam perebutan trofi Piala Cuper Italia.

Apabila Lazio mampu menang atas Juventus lagi, sangat boleh jadi gelar juara musim ini jatuh ke Lazio, dan itu menjadi gelar ketiga Serie A sepanjang sejarah klub ibu kota tersebut setelah dua sebelumnya mereka rengkuh pada musim 1973 - 1974 dan 1999 - 2000.

Jika hasil pertemuan kedua di Stadion Allianz di Turin nanti seri, itu akan menguntungkan Lazio, karena apabila pada akhirnya kedua tim finis dengan poin yang sama, Lazio akan berada di atas Juventus dengan keunggulan head to head.

Juventus merupakan juara terbanyak Serie A sepanjang sejarah yakni 35 kali termasuk musim 2004 - 2005 yang gelarnya dicabut lantaran skandal Calciopoli yakni berkaitan dengan penunjukan wasit untuk memimpin sejumlah pertandingan.

Sumber : Bisnis Indonesia